Sri Mulyani: Yang Tak Mampu Gratis, Yang Mampu Bayar Vaksin!

Tech - dru, CNBC Indonesia
19 October 2020 15:33
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Konfrensi Pers APBN KiTa ( Tangkapan Layar Youtube Ministry of Finance Republic of Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbicara mengenai vaksin Covid-19 yang diharapkan pada November 2020 bisa didistribusikan.

Menurut Sri Mulyani, bagi yang tidak mampu maka pemerintah memberikannya secara cuma-cuma. Namun berbeda dengan mereka yang mampu.

"Dari yang dikasih secara gratis dan yang mampu diharap bisa bayar sendiri. ini yang sedang disusun dan ini vaksinnya yang sedang kita adakan, biaya berapa," kata Sri Mulyani, Senin (19/10/2020).

"Untuk target group, siapa yang akan membayar dan digratiskan, anggaran tahun ini dan tahun depan bertahap," tambahnya.

Ia mengatakan, adanya ketidakpastian harga terkait dengan vaksin di tingkat internasional. Pasalnya, semua vaksin masih dalam tahap uji klinis.

"Yang penting kita transparan, ini masalah seluruh dunia, dan kita mengkomunikasikan ke masyarakat secara jelas dan kita melakukan kerjasama internasional," tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan Indonesia sudah mendapatkan komitmen vaksin Covid-19 bagi 9,1 juta warga Indonesia pada akhir tahun ini.


"November dan Desember kita sudah mendapatkan kepastian ketersediaan [vaksin Covid-19] untuk digunakan vaksinasi bagi 9,1 juta orang," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto dalam Talkshow soal update Vaksin Covid-19, Senin (19/9/2020).

Vaksin tersebut didapatkan dari tiga perusahaan farmasi China, yakni, Sinovac Biotech, CanSino Biological, dan G42/Sinopharm. Ketiganya tinggal menunggu hasil evaluasi dari otoritas kesehatan untuk izin edar dan penggunaan.



[Gambas:Video CNBC]

(dru/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading