Sri Mulyani Buka-bukaan Soal Vaksin China & Gates Foundation

Tech - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
10 August 2020 15:19
Menteri Keuangan Sri Mulyani  (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 23,3 triliun untuk insentif tambahan tenaga medis.

Nah dalam alokasi anggaran tersebut juga dimasukkan anggaran untuk pengadaan vaksin Covid-19.

Menurut Sri Mulyani, vaksin tersebut nantinya datang dari beberapa lembaga, termasuk Bio Farma hingga yang bekerja sama dengan China dan juga Gates Foundation milik orang terkaya di Dunia Bill Gates bersama istrinya Melinda Gates.


"Kami minta ke Satgas melakukan koordinasi. Rapat terakhir di kantor Pak Luhut dengan Menko Perekonomian dan Pak Erick [Menteri BUMN] bahas vaksin ini," kata Sri Mulyani saat konferensi pers di Channel Youtube Kemenkeu, Senin (10/8/2020).

Beberapa vaksin yang tengah dikembangkan di mana Indonesia ikut serta antara lain Bio Farma hingga Vaksin Merah Putih yang dikembangkan sendiri.

"Vaksin Bio Farma ada dua jalur juga dengan China [Sinovac] dan Melinda Gates [Gates Foundation]. Mereka punya juga treatment obat penawara. Kemudian di swasta juga Kalbe Farma juga kerja sama dengan perusahaan luar. Kemudian ada juga vaksin Merah Putih," kata Sri Muyani.

Namun, secara spesifik berapa anggarannya, Sri Mulyani masih belum mengetahuinya karena vaksin tersebut juga belum ada. "Nanti koordinasi lembaga-lembaga mana saja yang akan hasilkan vaksin, jumlah berapa, harga berapa dan pengadaan nanti di 2020 atau 2021," paparnya.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menyatakan dukungan anggaran seperti riset hingga uji coba pasti akan di-support. Dukungan terhadap riset ini diharapkan bisa secepatnya menghasilkan vaksin.


[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading