Pernah Batal Masuk Gojek, Alibaba Mau Suntik Grab Rp 44,4 T

Tech - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
14 September 2020 18:49
The logo of Alibaba Group is seen during Alibaba Group's 11.11 Singles' Day global shopping festival at the company's headquarters in Hangzhou, Zhejiang province, China, November 10, 2019. REUTERS/Aly Song

Jakarta, CNBC IndonesiaAlibaba Group Holding Ltd. sedang dalam pembicaraan untuk menginvestasikan US$ 3 miliar atau sekitar RP 44,4 triliun (asumsi Rp 14.800/US$) ke raksasa ride-hailing Asia Tenggara Grab Holdings Inc.

Kabar tersebut pertama kali dilaporkan Bloomberg News, mengutip beberapa sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Menurut salah satu sumber, raksasa e-commerce China itu akan menjadi investor tunggal dalam putaran pendanaan tersebut. Di mana sebagian dana investasinya akan digunakan untuk mengakuisisi sebagian saham Grab yang dipegang oleh Uber Technologies Inc.


Kesepakatan itu sendiri diperkirakan akan menjadi salah satu yang terbesar yang dimiliki Alibaba di Asia Tenggara, sejak investasi pertamanya di Lazada pada 2016. Hal ini juga diperkirakan akan memberi Alibaba akses ke data jutaan pengguna Grab di delapan negara.

Sebelum suntikan dana terbaru ini, Grab memiliki valuasi sebesar US$ 14 miliar. Perusahaan saat ini sedang menghadapi tantangan besar di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Bahkan menurut Executive Officer Anthony Tan, perusahaan saingan Gojek itu kini sedang menghadapi "satu krisis terbesarnya".

Alibaba sendiri menjadi perusahaan yang terbilang aktif melakukan investasi sejak mencapai kesuksesan. Pada Januari lalu perusahaan yang didirikan Jack Ma ini dikabarkan menjadi salah satu investor untuk putaran pendanaan terakhir Tokopedia senilai US$ 1,5 miliar.

Pendanaan yang diluncurkannya bersama perusahaan Jepang, SoftBank, dan perusahaan Singapura, Temasek itu, berpotensi membuat Tokopedia menjadi unicorn terbesar kedua di Indonesia setelah Gojek, menurut Financial Times.

Pada 2017 lalu, TechCrunch melaporkan Alibaba bersama dengan perusahaan terafiliasinya Ant Financial berniat berinvestasi dengan Gojek namun mereka tak menemui kata sepakat.

[Gambas:Video CNBC]


(res/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading