Takut Kehabisan, Inggris Borong 60 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
29 July 2020 17:30
Sanofi, dok: Covid19data.com

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksin Covid-19 belum ditemukan, namun sejumlah negara kaya sudah memborong calon vaksin. Salah satunya Inggris yang baru saja memborong 60 juta dosis vaksin corona yang sedang dikembangkan oleh Sanofi dan GlaxoSmithKline (GSK).

Kesepakatan keuangan dari kerja sama ini tidak diumumkan. Sanofi dan GSK mengargetkan vaksin Covid-19 ini akan disetujui regulator pada pertengahan 2021 jika data klinikal positif.

Ini merupakan kesepakatan pertama Sanofi dan GSK untuk memasok kandidat vaksin Covid-19 mereka ke suatu negara, dan para menteri Inggris telah menekankan pentingnya mengamankan pasokan dari berbagai kandidat sejak dini.


"Faktanya tetap bahwa tidak ada jaminan [vaksin ini akan berhasil]," kata Menteri Bisnis Inggris Alok Sharma, seperti dikutip dari Inggris, Rabu (29/7/2020).

"Adalah penting kita mengamankan akses awal ke beragam kandidat vaksin yang menjanjikan ... untuk meningkatkan peluang kita menemukan satu [vaksin] yang berfungsi."

Aksi negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, hingga Uni Eropa untuk memborong kandidat vaksin menimbulkan kekhawatiran akan dampak negatifnya bagi negara miskin, di mana mereka akan kesulitan mendapatkan vaksin untuk melawan corona.

Pekan lalu, Inggris mencapai kesepakatan untuk 30 juta dosis vaksin BioNTech / Pfizer eksperimental, dan kesepakatan prinsip untuk 60 juta dosis suntikan potensial Valneva. Sebelumnya, Inggris juga memesan 100 juta dosis vaksin yang dikembangan AstraZeneca.

Vaksin Sanofi / GSK menggabungkan antigen S-protein COVID-19 dari Sanofi dan teknologi pandemik pandemi GSK, dan uji klinis pertama diharapkan pada bulan September.

Sanofi dan GSK mengatakan sedang dalam pembicaraan dengan Uni Eropa, Italia dan Prancis untuk memasok vaksin. Kedua perusahaan berharap segera mencapai kesepakatan untuk memberikan 300 juta dosis ke Uni Eropa, meskipun dua sumber mengatakan kepada Reuters bahwa negosiasi telah terhenti.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading