Vaksin Covid-19 Diujicoba di Bandung, Ini Peringatan RK

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
27 July 2020 12:47
Infografis: Mengenal CoronaVac, Vaksin Corona China yang Diuji di RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Uji coba vaksin virus corona atau Covid-19 mulai diuji coba di Bandung. Jika uji coba berhasil, tahun depan Indonesia akan punya vaksin virus corona.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan saat ini PT Bio Farma (Persero) sedang melakukan uji klinis vaksin covid-19 kepada 1.600 relawan di Bandung.

"Bio Farma selama tiga bulan ke depan akan melakukan test vaksin corona kepada 1.600 relawan," ujarnya melalui konferensi pers virtual, Senin (27/7/2020).


Jika uji klinis itu berjalan sesuai rencana dan berhasil, maka vaksin corona ditargetkan bisa diproduksi secara masal dan bisa digunakan oleh masyarakat luas di Indonesia pada 2021.

"Kalau ternyata lancar mungkin awal tahun 2021 vaksin produksi Bandung Jawa Barat bisa kita pakai untuk seluruh masyarakat Indonesia," ucapnya.

Pria yang kerap disapa Kang Emil ini juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya di Jabar, sebelum vaksin virus covid-19 ini diproduksi masal, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan covid-19.

Menurut survei yang sudah dilakukan, 50% masyarakat di Jabar, masih tidak menggunakan masker saat berpergian. Oleh karena itu, pihaknnya melakukan sanksi kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Sanksi berupa membayar denda Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu, yang berlaku sejak hari ini, Senin (27/7/2020).

"Maka per 27 Juli, kami mulai berlakukan denda ke mereka yang tidak terkena masker, Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu. Bukan untuk cari uang. Tapi, sekedar instrumen menegakkan displin," ungkapnya.

Seperti diketahui, pada 20 Juli 2020, vaksin covid-19 yang dikembangkan Sinovac Biotech asal China telah tiba di Indonesia dan telah dibawah ke Bandung untuk melakukan uji klinis tahap akhir.

Bio Farma mengatakan sebanyak 2.400 vaksin Covid-19 dari Sinovac akan digunakan untuk kebutuhan uji klinis fase tiga yang akan dimulai pada Agustus dan dijadwalkan berlangsung selama 6 bulan. Uji coba akan mengambil sampel sebanyak 1.620 orang dengan rentan usia 18-59 orang.

"Ditargetkan uji klinis fase 3 selesai Januari 2021. Uji klinis ini akan dilakukan di Pusat Uji Klinis yaitu Fakultas Kedokteran UNPAD (Universitas Padjdjaran)," ujar Bio Farma dalam keterangan resminya.

Adapun Sisa vaksin yang tidak digunakan pada uji klinis akan dipergunakan untuk pengujian di Lab Bio Farma dan Lab Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN). Bio Farma sendiri menargetkan produksi vaksin pada 2021 mendatang.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading