Dapat Proyek Pemerintah, Gojek Disuruh Salurkan Kredit UMKM

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
20 July 2020 12:32
Logo Gojek (CNN Indonesia/Dini Nur Asih)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gojek Indonesia menjadi salah satu mitra pemerintah yang terpilih untuk menyalurkan kredit sektor UMKM melalui produk DigiKU.

Chief Public Policy and Government Relations, Gojek Group, Shinto Nugroho mengatakan sejak awal Mei, Gojek terus berpartisipasi aktif mengkampanyekan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dengan berbagai Kementerian dan Instansi. 

"Kolaborasi dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) kali ini merupakan perluasan dari komitmen kami membantu jutaan UMKM yang terdampak pandemi supaya mereka bisa bangkit, dan maju bersama Gojek menggerakkan perekonomian Indonesia," ujarnya kepada CNBC Indonesia di Jakarta, Senin (20/7/2020).


Pada program DigiKu, lanjutnya, Gojek sudah berkolaborasi dengan BRI salah satu bank Himbara untuk menyediakan akses fasilitas pinjaman bunga ringan kepada mitra pengusaha termasuk pengemudi. Menurutnya, situasi pandemi sangat mempengaruhi pendapatan mitra Gojek, sehingga fasilitas pinjaman bunga ringan ini akan membantu meringankan beban keuangan mereka. 

"Khususnya bagi UMKM, fasilitas yang diberikan diharapkan mampu untuk menjaga perputaran usaha sekaligus menangkap kesempatan baru. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas upaya gotong royong Bank BRI dan Pemerintah yang telah memberikan fasilitas pinjaman khusus dirancang bagi mitra UMKM kami agar mereka bisa maju bersama ekosistem Gojek," pungkasnya.

Sebelumnya, Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) yang beranggotakan Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BTN terus berupaya mendorong UMKM tetap tumbuh di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Kali ini, Himbara bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) RI bekerjasama dengan pelaku ekosistem digital meluncurkan secara virtual produk DigiKU atau Digital Kredit UMKM di Jakarta, pada Jumat (17/7).

DigiKU merupakan gerakan bersama antara Pemerintah, HIMBARA, dan pelaku ekosistem digital sebagai bagian dari Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI), untuk menyediakan produk pinjaman digital bagi UMKM. Himbara membuka akses pengajuan modal lewat channel online ini agar UMKM yang saat ini terdampak pandemi bisa mengajukan pinjaman modal untuk kelangsungan usaha.

Melalui produk ini, Pelaku UMKM bisa mendapatkan pinjaman modal dengan proses yang cepat dan fully digital. Untuk besarannya sendiri, para merchant bisa memperoleh tambahan modal hingga Rp 20 juta dengan tenor atau jangka waktu pinjaman mulai dari 1 hingga 12 bulan.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading