Internasional

Heboh! Dewa Rama vs Naga Warnai 'Panas' India-China

Tech - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
19 June 2020 12:46
Ilustrasi Viral Rama melawan seekor naga China (kredit Gambar :  lihkg user Somethink.More)

Jakarta, CNBC Indonesia - Warga Taiwan dan Hong Kong ramai memperbincangkan bentrokan antara tentara India dan China yang terjadi dalam sepekan terakhir di Ladakh Timur, dekat perbatasan Garis Kontrol Aktual (Line of Actual Control).

Pertikaian antara kedua negara itu tidak hanya menarik perhatian karena telah menewaskan 20 tentara India, tapi juga karena itu merupakan salah satu pertikaian terburuk antar kedua negara.


Saking menariknya pertempuran itu, salah satu warga internet (netizen) telah membuat ilustrasi yang terinspirasi dari kejadian tersebut. Ilustrasi itu memperlihatkan gambar Dewa India, Rama, sedang membidikkan panah ke naga China.

Gambar yang dimuat di platform media sosial Hong Kong lihkg itu menjadi viral dan bahkan telah dijadikan 'Foto hari ini' oleh Taiwan News. "Kami menaklukkan, kami membunuh," bunyi tulisan di gambar itu, sebagaimana dilaporkan The Week, Jumat (19/6/2020).

Tanda pagar (tagar) #Taiwan kini menjadi yang paling populer di Twitter India. Warga India berterima kasih ke Taiwan karena dianggap memberi dukungan ke India. "Terima kasih, Taiwan," tweet salah satu netizen, yang kemudian di-retweet ribuan kali.



Menurut beberapa pihak, ini merupakan bentuk dukungan sebagian warga Hong Kong dan Taiwan pada India. Pasalnya, India pernah menjadi bagian dari polisi militer di Hong Kong selama periode pemerintahan Inggris di pulau itu.

Bahkan, Angkatan Darat India pernah membela Hong Kong melawan Jepang. Ini berlangsung selama Pertempuran Hong Kong pada tahun 1941.

Selain itu, media sosial negara-negara itu juga ramai dipenuhi pembahasan soal 'Milk Tea Alliance' alias 'Aliansi Teh Susu'. Teh susu merupakan minuman yang cukup populer di ketiga wilayah itu.

Menurut laporan, konsep aliansi teh susu juga mencerminkan sentimen anti-China yang lebih besar. Orang-orang China lebih dikenal sebagai penyuka teh hitam.

Dukungan dari netizen Hong Kong, diperkirakan juga terjadi karena perselisihan panjang massa pro demokrasi dengan pemerintah China terkait sejumlah UU yang berlaku di bekas koloni Inggris itu. Hong Kong dilanda demo dan kerusuhan UU kontroversial China yang dituding dapat mematikan kebebasan berpendapat di kota itu.



Sementara Taiwan memang kini tengah berkonflik dengan China. Sebagaimana diketahui, pesawat tempur China telah terbang di dalam wilayah udara Taiwan untuk keempat kalinya dalam dua minggu pada hari Rabu kemarin.

Perang kata-kata antara Taiwan dan China juga telah meningkat akhir-akhir ini. Di mana pada awal tahun lalu Presiden Taiwan Tsai Ing-wen telah mengecam China yang selalu mengakui Taiwan sebagai wilayahnya.

Keduanya juga sempat berselisih soal virus corona (COVID-19) dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Bahkan AS juga ikut dalam perselisihan keduanya.



[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading