Panas Dengan China, India Tiru Langkah Trump Blokir Huawei?

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
01 July 2020 13:34
In this Oct. 31, 2019, photo, attendees walk past a display for 5G services from Chinese technology firm Huawei at the PT Expo in Beijing. Chinese tech giant Huawei is asking a U.S. federal court to throw out a rule that bars rural phone carriers from using government money to purchase its equipment on security grounds, announced Thursday, Dec. 5, 2019. (AP Photo/Mark Schiefelbein)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah India dilaporkan telah memulai konsultasi level tertinggi mengenai pembangunan infrastruktur jaringan 5G yang bisa memengaruhi nasib Huawei Technologies.

Rapat para menteri membahas permasalahan ini dilakukan pada Senin (29/6/2020), bersamaan dengan diskusi pemblokiran 59 aplikasi China yang disebut mengintai jutaan masyarat India dan mengirimkan data secara ilegal ke China.

Mengutip seorang sumber yang mengetahui masalah ini, rapat tingkat menteri ini membahas soal keikutsertaan Huawei dan beberapa perusahaan China dalam proyek teknologi internet 5G, seperti dikutip dari Time of India, Rabu (1/7/2020).


Tidak diketahui apa hasil rapat tersebut, namun kementerian telekomunikasi India telah meminta perusahaan telekomunikasi milik negara Bharat Sanchar Nigam Limited untuk mengecualikan Huawei dalam tender 4G sebagai balasan atas memanasnya hubungan China dan India.

China dan India bersitegang karena klaim Tiongkok di daerah perbatasan Himalaya. 20 tentara India dikabarkan meninggal dalam bentrok tanpa senjata. Hal ini memicu seruan boikot produk China di India.

Pada Senin lalu, Kementerian Komunikasi memutuskan untuk memblokir 59 aplikasi seluler China sebagai balasan baru atas ketegangan hubungan diplomasi kedua negara. Aplikasi China yang diblokir di antaranya TikTok, Mobile Legends, WeChat, UC Browser, Class of King, Meitu dan Bigo Live.

Presiden AS Donald Trump telah memblokir Huawei dalam proyek 5G negara dengan alasan ancaman keamanan nasional. Trump menuding perangkat 5G Huawei bisa disusupi pemerintah China untuk spionase. Huawei telah membantah tudingan tersebut.

Saksikan video terkait di bawah ini:

Alibaba Tantang Dominasi Tencent di Industri Game


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading