Singapura Mulai Bangun Jaringan Internet 5G, Tanpa Huawei

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
26 June 2020 13:40
FILE PHOTO: A 5G sign is seen during the Mobile World Congress in Barcelona, Spain February 28, 2018. REUTERS/Yves Herman/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan telekomunikasi Singapura dilaporkan akan menggunakan teknologi Ericsson dan Nokia ketimbang Huawei, untuk membangun jaringan inti 5G di negara kota itu.

Singapore Telecommunications (Singtel) memilih menggunakan perangkat Ericcson dan StarHub-M1 bekerja sama dengan Nokia. Kedua perusahaan telekomunikasi ini telah mendapat lampu hijau dari otoritas telekomunikasi Singapura.

Pengumuman itu muncul setelah beberapa negara termasuk Inggris dan Kanada membatasi atau melarang Huawei berpartisipasi dalam pengembangan jaringan 5G di tengah tekanan AS untuk mengecualikan raksasa telekomunikasi China dari proyek tersebut dengan alasan keamanan nasional.


Tetapi Menteri Komunikasi dan Informasi Singapura S. Iswaran mengatakan mereka "tidak pernah mengecualikan vendor mana pun dalam proyek ini," ujarnya seperti dikutip dari CNet, Jumat (26/5/2020). "Kami memiliki beragam vendor yang terlibat dalam berbagai aspek sistem 5G."

Hingga berita ini dirilis Huawei tidak dapat merespons konfirmasi dari CNet.

Singapura sendiri menyerahkan sepenuhnya pemilihan vendor jaringan kepada penyedia telekomunikasi asalkan mereka memenuhi kriteria tertentu yang mencakup keamanan dan kinerja.

AS telah lama menuduh Huawei mempertahankan hubungan yang erat dengan pemerintah China dan peralatannya dapat digunakan untuk memata-matai negara dan perusahaan lain. Huawei telah berulang kali membantahnya.

Singapura akan meluncurkan layanan 5G pada awal tahun depan, rencananya seluruh Singapura akan mendapat internet 5G di 2025.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading