Investor Grab Ini Rugi Rp265 T, Gaji Bosnya Naik Jadi Rp225 M

Tech - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
01 June 2020 15:19
In this Oct. 8, 2019 photo, a person walks by a SoftBank shop in Tokyo. Japanese technology company SoftBank Group Corp. racked up a loss of 961.6 billion yen ($9 billion) for the fiscal year through March, on red ink related to its Vision Fund investments, including troubled office space-sharing venture WeWork. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Jakarta, CNBC Indonesia - Vision Fund, investor Grab dan Tokopedia dan bisnis modal ventura dari SoftBank Group Corp mencatatkan kerugian fantastis senilai US$ 17,7 miliar atau setara Rp 265 triliun pada awal bulan ini.

Kerugian yang diderita oleh investor Grab dan Tokopedia ini tak lepas dari kesalahan perusahaan menanamkan modal di startup co-working space WeWork dan penyedia transportasi berbasis daring, Uber.


Kendati mencatatkan kerugian yang cukup besar, namun faktanya gaji yang diterima CEO Vision Fund Rajeev Misra justru mencapai 1,61 miliar yen atau setara US$ 15 juta (Rp 225 miliar) pada tahun ini.


Informasi ini berdasarkan surat pemberitahuan yang dikirimkan SoftBank kepada para pemegang saham pada akhir pekan lalu, melalui laporan yang dipublikasi di Jepang, seperti dikutip CNBC.com, Senin (1/6/2020).

Penghasilan yang diterima Misra pada tahun ini melonjak cukup drastis hingga 113% dibandingkan yang ia terima pada tahun fiskal terakhir. Kala itu, Misra memiliki penghasilan sekitar US$ 7 juta. 

Adapun gaji pokok yang diterima Misra pada tahun ini bisa mencapai 1,42 miliar yen atau setara US$ 13,2 juta, di mana sisa penghasilannya digambarkan sebagai keterangan "gaji lain-lainnya".

Artinya, eks broker Bank Deutsche itu merupakan pegawai SoftBank dengan bayaran tertinggi kedua setelah Marcelo Claure, eks Ketua Perusahaan Telekomunikasi Amerika Serikat, Sprint yang berpenghasilan US$ 19,6 juta.

Pendapatan yang diterima Misra pun kontras dengan kinerja keuangan SoftBank Vision Fund. Vision Fund diketahui telah menginvestasikan US$75 miliar dana ke startup unicorn dan potensial lainnya pada 2019. Kini nilainya tinggal US$69 miliar.

Dana ini disuntikkan kepada 88 startup di seluruh dunia. Di Asia Vision Fund berinvestasi di Alibaba, Coupang, Tokopedia, Grab, Oyo Rooms, Ola Cabs, Induk TikTok Bytedance, Paytm hingga Ping An Good Doctor.

[Gambas:Video CNBC]




(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading