Ternyata Israel Sudah Pakai Ponsel Buat Lacak Pasien Corona

Tech - CNBC Indonesia, CNBC Indonesia
18 March 2020 18:05
Ternyata Israel Sudah Pakai Ponsel Buat Lacak Pasien Corona
Jakarta, CNBC Indonesia - Inisiatif Pemerintahan Donald Trump memetakan interaksi sosial pasien positif virus corona COVID-19 menggunakan data lokasi pengguna ponsel, ternyata sudah lebih dahulu diterapkan oleh Israel.

New York Times melaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memberikan izin kepada Shin Bet, badan keamanan internal Israel untuk menggunakan data lokasi melacak pergerakan pasien positif corona dan mengindentifikasi warga mana saja yang harus di karantina.


Shin Bet diizinkan untuk menggunakan data lokasi untuk pemetaan dari tahun 2002 hingga sekarang selama 30 hari kerja. Mereka yang diidentifikasi harus melakukan karantina akan mendapatkan pesan teks dari Shin Bet.


Belum diketahui data lokasi seperti apa yang dikumpulkan Shin Bet, tetapi beberapa ahli mengatakan Israel bisa menggunakan hal ini untuk melacak lokasi semua orang.

"Kami harus menjaga keseimbangan antara hak individu dan kebutuhan umum, dan kami melakukan itu," kata Benjamin Netanyahu seperti dilansir dari The Verge, Rabu (18/3/2020).

Sebelum dikabarkan AS sedang berdiskusi dengan perusahaan teknologi seperti Google, Facebook, dan Twitter untuk menggunakan data lokasi yang mereka kumpulkan memerangi virus corona.

Para eksekutif Facebook mengatakan bahwa pemerintah tertarik untuk memahami pola pergerakan orang, yang dapat disediakan melalui data Facebook. 

Di masa lalu Facebook telah menawarkan informasi semacam ini dalam bentuk peta pencegahan penyakit bagi para peneliti kesehatan, dan para pejabat dapat menggunakan data tersebut untuk memprediksi hotspot dan di mana mengalokasikan sumber daya kesehatan.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading