Cara Menghitung Pendapatan YouTuber a La Atta Halilintar

Tech - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
10 February 2020 15:10
Cara Menghitung Pendapatan YouTuber a La Atta Halilintar Foto: Infografis/ Ini dia omzet youtuber terkaya ke-8 dunia/Aristya Rahadian Krisabella
Jakarta, CNBC Indonesia - Kini, banyak remaja dan milenial bermimpi jadi YouTuber. Alasannya, hanya dengan hobi berbagi video, mereka bisa menghasilkan pendapatan jutaan hingga miliaran rupiah.

Menurut YouTuber Atta Halilintar, cara menghitung penghasilan dari YouTube di Indonesia berbeda dengan cara hitung pendapatan YouTube dari luar negeri. Di Indonesia penghasilan dihitung dari berapa lama orang yang menonton konten tersebut.


"Jadi watch time yang dihitung. Kalau 10 menit [panjang video], 8 menit itu watch time-nya besar, kalo cuma 1 menit nontonnya [pendapatannya] kecil," ujar Atta Halilintar kepada CNBC Indonesia seperti dilansir Senin (9/2/2020).


Atta Halilintar menambahkan jadi YouTuber tujuannya jangan untuk menjadi kaya, mendapatkan duit dan terkenal. Cukup hanya hobi dulu yang suka berbagi video.

"Jadi penghasilan di Google itu salah. Bahkan channel saya malah bisa kalah sama pendatang baru," jelasnya.

Jika Atta Halilintar mengatakan pendapatannya dari YouTube tak besar, berapa pendapatan YouTube dari YouTuber? Ternyata besar. Bahkan menyumbang 10% dari pendapatan Google.

Tahun 2019, pendapatan YouTube mencapai US$15 miliar. Pendapatan ini berasal dari iklan yang ditampilkan video yang berada di platform YouTube. Ini adalah kali pertama Google mengungkap pendapatan YouTube setelah diakuisisi 15 tahun lalu.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading