Grab Jagoan di Regional, Gojek di Indonesia

Tech - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
06 February 2020 10:59
Grab dan Gojek diketahui kini bukan hanya bersaing dalam layanan transportasi online namun diberbagai lini seperti pengantaran makanan, dan lain sebagainya.
Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan ride hailing Grab dan Gojek diketahui kini bukan hanya bersaing dalam layanan transportasi online namun diberbagai lini seperti pengantaran makanan, dan lain sebagainya.

Dari hasil riset Cento Ventures bertajuk 'Southeast Asia Tech Investment in 2019' startup decacorn atau bervaluasi di atas US$10 miliar yang menguasai regional adalah Grab dan SEA Group sementara Gojek menjadi perusahaan Decacorn jagoan di Indonesia.


Kedua perusahaan tersebut bisa memiliki nilai valuasi di atas US$10 miliar dikarenakan pada 2019 sektor multi-vertical atau perusahaan bisnis digital seperti Gojek/Grab paling banyak disorot oleh para investor, kedua online retail, lalu ketiga finansial payment seperti OVO.


Persaingan ketat antar Gojek-Grab sebenarnya sudah lama terjadi, mereka berdua terus saling klaim menjadi perusahaan ride hailing yang mendominasi Indonesia.

Bankir Deutsche Bank Neel Laungani pernah menyampaikan pernyataan kepada Financial Times. Menurutnya belum ada yang mendapat kemenangan konklusif dalam persaingan tersebut.

"Di Luar Indonesia, Grab sulit dikalahkan. Tetapi Indonesia adalah Gojek. Mereka bisa menjadi pemimpin di pasar yang bisa berakhir dengan duopoli," terangnya.

Dalam riset Cento Ventures disebutkan tahun 2019 jumlah investasi ke startup Asia Tenggara mencapai US$7,7 miliar. Angka ini turun dari tahun 2018 yang tembus US$12 miliar, seperti dilansir Kamis (6/2/2020).

Pada 2019 lalu tak banyak tercapai pengumpulan dana dalam jumlah besar. Namun kesepakatan pendanaan seri A dan Seri B meningkat cukup pesat, terutama dengan nilai di bawah US$50 juta.

[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading