Waspada, Ini Skema Investasi Bodong MeMiles Beromset Rp750 M

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
11 January 2020 19:46
Foto: Investasi Bodong MeMiles (Detikcom/Hilda Meilisa Rinanda)
Jakarta, CNBC Indonesia - Aparat penegak hukum kembali mengungkap kasusĀ investasi bodong melalui aplikasi 'Memiles'. Investasi bodong tersebut berhasil meraup keuntungan hingga Rp 750 miliar dari para pengguna aplikasi.

Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing menuturkan Memiles merupakan investasi bodong berkedok aplikasi penyedia jasa iklan. Masyarakat ditawarkan untuk top up dana investasi dengan iming-iming keuntungan selangit.

"Jadi modusnya bergabung menjadi anggota kemudian top up sejumlah dana. Misalnya top up Rp300 ribu nanti bisa mendapatkan ponsel," ungkap Tongam seperti dilansir di CNNIndonesia.com, Sabtu (11/1/2020).


Lebih lanjut Tongam menjelaskan, investasi bodong tersebut bisa beroperasi dengan cara meawarkan kepada masyarakat untuk melakukan top up dana investasi dari Rp 50 ribu sampai Rp 200 juta.

Kemudian, dari dana yang ditanamkan di aplikasi tersebut, pelaku menjanjikan bonus seperti ponsel, motor, hingga mobil.

Bonus yang diberikan kepada pengguna aplikasi juga akan lebih besar dari dana yang disetorkan. Misalnya, kata Tongam, jika anggota melakukan top up Rp 300 ribu maka bisa diberikan ponsel. Kemudian, top up Rp 7 juta bisa mendapatkan mobil Mitsubishi Pajero.

"Bahkan ada yang top up Rp 120 juta untuk dapat 10 Pajero. Padahal bagaimana bisa. Pemilik perusahaan saja tidak punya 10 Pajero," kata dia.

Belum lagi, jika anggota berhasil merekrut anggota baru. Bonus yang diberikan bakal bertambah.

Nantinya, anggota akan menyetorkan setoran dana top up anggota baru ke pemimpin di tiap daerah atau tiap wilayah. Kemudian, pemimpin di tiap wilayah akan memberikan dana itu ke perusahaan.

"Tapi kan bisa saja pemimpin ini tidak menyetorkan semuanya. Di sini juga yang sulit, jadi belum kebuka semua," ujar Tongam.

[Gambas:Video CNBC]


Perusahaan Tak Miliki Sumber Penghasilan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading