Jokowi Minta Maaf, Bakal Gantikan Eselon III Dengan Robot

Tech - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
28 November 2019 20:35
Jokowi melontarkan permintaan maaf perihal keputusannya memangkas jumlah eselon kementerian yang selama ini dianggap hanya menghambat arus investasi masuk.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan permintaan maaf perihalĀ keputusannya memangkas jumlah eselon kementerian yang selama ini dianggap hanya menghambat arus investasi masuk.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan pengarahan di depan para pelaku pasar dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) 2019 yang digelar di Raffles Hotel, Jakarta, Kamis (28/11/2019).


"Mohon maaf, ada Eselon III dan IV yang akan kita pangkas mulai tahun depan," kata Jokowi.


Jokowi menjelaskan pemangkasan tersebut dilakukan untuk mempercepat pelayanan birokrasi di pemerintahan di tengah kehadiran era disrupsi yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi tantangan.

Bahkan, eks Gubernur DKI Jakarta itu membuka kemungkinan untuk memperkerjakan kecerdasan buatan {artificial intelligent) alias robot untuk menggantikan posisi PNS yang terkena pemangkasan.

"Untuk apa? Agar terjadi kecepatan dalam memutuskan perubahan dunia yang begitu cepat. Tapi pelan-pelan," jelas Jokowi.

"Saya sudah bicara dengan yang jago IT. Kalau bisa diganti AI. Jika muncul sebuah kecepatan, muncul perubahan budaya kerja, kultur baru," kata Jokowi.

Jokowi menjamin, pendapatan para PNS yang terkena pemangkasan tidak akan terganggu. Menurutnya, abdi negara akan tetap mendapatkan pendapatan yang sama meskipun tak lagi menjabat struktur eselon III dan IV.

"Paling penting tidak mengganggu income gaji yang tadi dipotong. Tidak akan menurunkan pendapatan," tegas Jokowi.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading