Kasus Kimi Hime Cs, Kominfo Rombak Aturan Konten Sosmed

Tech - Efrem Limsan Siregar, CNBC Indonesia
02 August 2019 15:38
Alhasil, Kominfo menyatakan akan merevisi Peraturan Menteri Kominfo 19/2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif.
Jakarta, CNBC Indonesia- Sejumlah konten media sosial yang vulgar dan cenderung mengarah ke porno, membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) gerah.

Alhasil, Kominfo menyatakan akan merevisi Peraturan Menteri Kominfo 19/2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif.

"Do and don'ts (yang boleh dan yang tidak boleh) konten creator akan dibahas dalam Peraturan Menteri. Saya belum bisa menjanjikan kapan (revisi selesai),"" ujar Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo RI Ferdinandus Setu, Jumat (2/8/2019).



Kominfo menyoroti sejumlah konten vulgar dari beberapa YouTuber dan selegram, salah satunya Kimi Hime. Kominfo pun memanggil Kimi Hime untuk dilakukan pembinaan.

Namun, pertemuan Kimi Hime dengan Kominfo, batal dilakukan. Kimi Hime tak menghadiri undangan yang sudah dilayangkan Kominfo beberapa waktu lalu.

"Kimi Hime tidak jadi datang. Kami ingin sampaikan bahwa kominfo beberapa waktu terakhir sudah melakukan pemanggilan. Sudah ada komunikasi baik. Tapi paling penting Kimi Hime sudah take down terhadap konten yang ada unsur vulgar pada akun YouTube dan Instagram," ujar Ferdinandus Setu.


Menurut Setu, pertemuan dengan Kimi Hime bisa diatur di lain hari. Meski demikian, Kominfo sudah melakukan pembinaan konten pada akun Kimi Hime, setelah yang bersangkutan menghapus konten

"Tapi paling penting ia sudah melakukan take down sehingga pembinaan konten Kimi Hime kami anggap selesai," ujarnya.


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading