Google, Intel & Qualcomm Segera Bisa Jual Produk ke Huawei?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
15 July 2019 14:28
Google, Intel & Qualcomm Segera Bisa Jual Produk ke Huawei?
Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) akan menerbitkan lisensi bagi perusahaan untuk bisa menjual produknya ke Huawei Technologies dalam 2-4 minggu mendatang. Informasi ini diungkapkan sumber Reuters, seperti dikutip Senin (15/7/2019).

Salah satu perwakilan perusahaan AS telah diberitahukan oleh pejabat senior AS lisensi dagang tersebut akan terbit dalam 2-4 minggu yang diumumkan dalam konferensi para Kamis depan. Sumber tersebut tidak merinci kriteria dan lisensi apa yang akan diberikan.


Ketika dikonfirmasi, Departemen Perdagangan AS mengatakan mereka sedang "mengevaluasi semua lisensi seturut dengan apa yang menjadi kepentingan keamanan nasional dan terbaik bagi bangsa."


Mantan Wakil Menteri Perdagangan AS Eric Hirschhorn mengatakan masalah bagi pemerintah yang sekarang adalah mereka tidak tahu ke mana arah pemerintah.

Foto: Pasangan menonton konten di smartphone dekat toko Huawei di Beijing. (AP Photo/Ng Han Guan)

"Kebijakan dua menit lalu mungkin kebijakan dua menit mendatang," kritiknya.

Informasi ini tentu menjadi kabar baik bagi perusahaan teknologi AS. Pasalnya, Huawei merupakan pembeli utama perusahaan. Dari US$70 miliar belanja perangkat yang dilakukan Huawei pada 2018, sebesar US$11 miliar digunakan untuk membeli produk milik Qualcomm, Intel dan Micron Technology.


Melunaknya sikap AS ini setelah Presiden Donald Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di KTT G-20, Jepang. Sejak itu Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan akan menerbitkan lisensi dagang asal tidak mengancam keamanan nasional.

Dua produsen chip AS menyatakan akan mengakukan banyak linsensi dagang ke pemerintah setelah komentar mendag. Mereka minta tidak disebutkan identitasnya.


Seorang juru bicara Huawei mengatakan "pembatasan Entity List harus dihapus semua, ketimbang terbitkan lisensi sementara bagi vendor AS kami. Huawei dinyatakan bersalah atas tindakan yang sama sekali tidak ada pelanggaran yang relevan dan tidak mewakili risiko keamanan siber kepada negara mana pun sehingga batasannya tidak sesuai ketentuan."

Simak video tentang huawei akan PHK karyawan di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading