Cara Kejam Donald Trump Matikan Bisnis Huawei

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
20 May 2019 13:11
Presiden Donald Trump mendeklarasikan darurat nasional di sektor teknologi yang menjadi sandungan bagi Huawei mengembangkan bisnis.
Jakarta, CNBC IndonesiaPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendeklarasikan darurat nasional di sektor teknologi pada Rabu (15/5/2019). Dengan aturan ini Menteri Perdagangan Wilbur Ross punya wewenang memblokir transaksi dalam bidang teknologi informasi atau komunikasi yang "menimbulkan risiko keamanan nasional AS".

Bersamaan kebijakan ini, Huawei Technologies dan 70 entitas terafiliasi dimasukkan ke dalam daftar perusahaan yang dilarang membeli perangkat dan komponen dari perusahaan AS tanpa persetujuan pemerintah.


Untuk membeli perangkat dan komponen dari perusahaan AS, Huawei harus memiliki lisensi, seperti dikutip dari CNBC International, Kamis (16/5/2019).


Keputusan ini pun jadi cara yang kejam untuk menghentikan bisnis Huawei karena banyak produk Huawei menggunakan komponen atau teknologi dari AS.

Cara Kejam Donald Trump Mematikan Bisnis HuaweiFoto: Huawei (REUTERS/Tyrone Siu)

Induk usaha Google, Alphabet, merespons kebijakan ini dengan menghentikan sementara beberapa kegiatan bisnisnya dengan Huawei yang memerlukan pengalihan perangkat keras, piranti lunak, dan layanan teknis kecuali yang tersedia secara publik melalui lisensi open source.

Versi selanjutnya dari berbagai ponsel pintar Huawei juga tidak akan memiliki akses ke layanan-layanan populer, seperti aplikasi Google Play Store, Gmail, dan YouTube.


"Huawei hanya akan bisa menggunakan versi publik dari Android dan tidak akan mendapat akses untuk aplikasi dan layanan yang merupakan hak cipta Google," kata seorang sumber yang mengetahui hal itu kepada Reuters, Minggu (19/5/2019).

Langkah ini bisa mengguncang bisnis smartphone di luar China karena perusahaan akan kehilangan akses atas pembaruan sistem operasi Google, Android. Langkah ini juga bisa juga merusak ambisi Huawei mengalahkan Samsung di persaingan penjualan ponsel global.


Tiga produsen chip asal AS, Intel, Qualcom dan Broadcom juga mengikuti langkah Alphabet. Bloomberg melaporkan dan dikutip The Verge, Senin (20/5/2019), ketiga produsen dan supplier chip ini akan menghentikan kerja sama dengan Huawei dalam waktu dekat.

Sumber Bloomberg mengatakan karyawan di ketiga perusahaan ini telah diberitahu bahwa perusahaan mereka akan memblokir penawaran pasokan perangkat ke Huawei sampai pemberitahuan lebih lanjut.


Intel memberi Huawei chip server dan prosesor untuk jajaran laptopnya, sementara Qualcomm menyediakan modem dan prosesor lainnya. Huawei sebenarnya cukup terisolasi dari dampak Qualcomm, karena membangun prosesor dan modem seluler sendiri. 

Sebelumnya, Donald Trump sudah menerbitkan larangan penggunaan perangkat Huawei di lembaga negara. Perangkat Huawei dianggap bisa digunakan China memata-matai AS. Masalah bertambah setelah AS mendakwa petinggi Huawei melanggar aturan AS karena berbisnis dengan Iran.

Simak video tentang pertarungan smartphone dunia di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]


(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading