Saling Sinergi, Jasa Raharja & 5 BUMN Bikin Platform Digital

Tech - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
03 May 2019 15:55
PT Jasa Raharja (Persero) akhirnya mengintegrasikan layanan digital dalam platform aplikasi.
Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan ketat digitalisasi industri membuat perusahaan-perusahaan pelat merah berbenah. Salah satunya, perusahaan asuransi PT Jasa Raharja (Persero) akhirnya mengintegrasikan layanan digital dalam platform aplikasi di Google Play dan AppStore.

Integrasi layanan Jasa Raharja ini bekerjasama dengan BUMN lain yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Angkasa Pura l (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelni (Persero), dan Perum Damri.

Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo mengatakan aplikasi itu memungkinkan terjadinya integrasi terkait laporan kecelakaan dan perlindungan konsumen.


Sederhananya, aplikasi itu dapat memudahkan pengguna Jasa Raharja mengajukan klaim asuransi secara daring dan mempercepat waktu klaim dari yang sebelumnya 4 hari menjadi hanya 1,5 hari.


Tidak hanya itu, operator angkutan umum juga dapat menyetorkan iuran wajib melalui Virtual Account BNI.

"Layanan ini mendukung mempercepat proses administrasi penyerahan santunan kepada korban atau keluarga korban dan penggantian biaya perawatan rumah sakit," kata Budi Raharjo, Jumat (3/4/2019) di Kementerian BUMN, Jakarta. 

Selain itu, kata dia, melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengecek masa berlaku Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang tertera di STNK kendaraan dengan memasukkan nomor polisi kendaraan.

"Masyarakat juga dapat melaporkan apabila ada kecelakaan alat angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi serta memberikan informasi daerah rawan kecelakaan agar pengguna lain dapat berhati-hati apabila melalui daerah tersebut," ujarnya.


Dalam kesempatan kerja sama itu, Direktur Utama Pelni, Insan Purwarisya L. Tobing menjelaskan, integrasi data sangat dibutuhkan agar pelayanan jaminan keselamatan penumpang kapal-kapal Pelni dapat dengan mudah ditindaklanjuti oleh Jasa Raharja ketika terjadi suatu kecelakaan kapal.

"Dengan adanya sistem integrasi data, masing-masing pihak dapat mengakses segala bentuk informasi baik itu nama kapal, jumlah penumpang, pelabuhan keberangkatan, dan tujuan keberangkatan," kata Insan.

Data Jasa Raharja mengungkapkan pada triwulan I tahun 2019, perseroan telah menyerahkan santunan sebesar Rp 614,41 miliar, jumlahnya naik 5,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 582,11 milliar.


(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading