Tarif Serat Optik Palapa Ring Tengah Rilis, Manado Termahal

Tech - 
Bernhart Farras, CNBC Indonesia
26 April 2019 17:39
BAKTI Kemenkominfo menetapkan tarif penggunaan layanan jaring serat optik Palapa Ring Tengah.
Jakarta, CNBC Indonesia - BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) Kementerian Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia) telah menetapkan tarif penggunaan layanan jaringan serat optik Palapa Ring Tengah, menurut rilis Kominfo, Jumat (26/4/2019).

Walaupun tarif baru saja ditetapkan sejak 25 Maret 2019, Palapa Ring Tengah telah beroperasi sejak Desember 2018 dan telah melalui masa uji coba komersial. Proyek ini sudah menjangkau 27 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur. Infrastruktur backbone di Palapa Ring Tengah ini terdiri dari Kabel Serat Optik Darat, Kabel Serat Optik Laut dan Microwave.

Dalam hal komersialisasi, proyek ini tidak berbeda jauh dengan Palapa Ring Barat dengan 2 tarif yaitu: tarif penyediaan kapasitas lebar pita atau bandwidth dan tarif penyediaan kabel serat optik pasif atau dark fibre.


Tarif ditetapkan berdasarkan penyediaan kapasitas lebar pita atau bandwidth berdasarkan nilai investasi, harga pasar, dan jumlah pengguna jasa. Di mana setiap pengguna jasa penyediaan kapasitas lebar pita atau bandwidth hanya dapat menggunakan kapasitas lebar pita atau bandwidth maksimal sebesar 10 Gbps.

Tarif Serat Optik Palapa Ring Tengah Rilis, Manado TermahalFoto: Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) melakukan tes sinyal Palapa Ring Tengah di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (dok Kemenkeu)

Sedangkan tarif penyediaan kabel serat optik pasif atau dark fibre ditetapkan berdasar pertimbangan biaya per unit layanan dengan memerhatikan nilai investasi, harga pasar, dan panjang kabel.

Berikut rinciannya:

Proyek 4 (Sendawar, Long Bagun): 1G (Rp 9 juta), 10G (72 juta), STM-4 (Rp 9 juta, STM-16 (Rp 29 juta).

Proyek 5 (Kendari, Wanggudu, Bungku, Petasia, Tentena): 1G (Rp 19 juta), 10G (Rp 152 juta), STM-4 (Rp 19 juta), STM-16 (Rp 61 juta).

Proyek 6 (Kendari, Wawoni, Raha, Sawerigadi, Lakudo, Raha, Burangga, Baubau): 1G (Rp 26 juta), 10G (Rp 208 juta), STM-4 (Rp 26 juta), STM-16 (Rp 83 juta).

Proyek 7 (Luwuk, Salakan, Banggai, Taliabu, Sanana): 1G (Rp 22 juta), 10G (Rp 176 juta), STM-4 (Rp 22 juta), STM-16 (Rp 70 juta).

Proyek 8A (Manado, Ondong Siau, Tahuna, Melonguane, Morotai, Tobelo): 1G (Rp 30 juta), 10G (Rp 240 juta), STM-4 (Rp 30 juta), STM-16 (Rp 96 juta).

Proyek 8B (Ternate, Tidore, Sofifi): 1G (Rp 7 juta), 10G (Rp 56 juta). STM-4 (Rp 7 juta), STM-16 (Rp 22 juta).

Total 6 Proyek Diatas:

1G: Rp 90,4 juta
10G: Rp 723 juta
STM-4: Rp 90,4 juta
STM-16: Rp 289 juta


Dark fibre (Serta Optik Pasif) dalam jalur darat per km/tahun:

1G dan 10G: Rp 12 juta
STM-4 dan STM-16: Rp 36 juta

Terdapat skema diskon yang telah ditetapkan untuk 4 pelanggan pertama Palapa Ring Tengah perhitungan 1/(n+1). Di mana untuk pengguna jasa pertama akan diberikan diskon sebesar 50% dan pengguna jasa kedua akan diberikan diskon 33% yang berlaku selama 12 bulan. Sedangkan untuk pengguna jasa kelima akan diberikan harga normal.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading