Mungkinkah Grab Tumbuh Empat Kali Lipat Dibandingkan Gojek?

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
22 April 2019 15:46
Mungkinkah Grab Tumbuh Empat Kali Lipat Dibandingkan Gojek?
Jakarta, CNBC IndonesiaGrab Holding memproyeksikan bisa tumbuh empat kali lebih besar pada akhir 2019 dibandingkan kompetitor terdekatnya di Indonesia.

Meski tidak menyebutkan nama kompetitor secara spesifik, kompetitor dari Indonesia dengan bisnis layanan ride hailing adalah Gojek yang baru-baru ini dinobatkan sebagai decacorn.


Mungkinkah Grab menjadi empat kali lipat lebih besar dibandingkan Gojek?


Setelah diguyur pendanaan dari SoftBank Vision Fund sebesar US$ 1,46 miliar, valuasi Grab bisa naik hingga US$ 14 miliar atau sekitar Rp 197 triliun, dari sebelumnya US$ 11 miliar. SoftBank dan investor strategis lainnya juga telah investasi US$ 4,5 miliar pada putaran seri H.

Sementara Gojek, menurut CB Insights telah mencapai status decacorn, atau perusahaan rintisan dengan valuasi di atas US$ 10 miliar. Jika Grab ingin tumbuh empat kali lipat dibandingkan Gojek, maka paling tidak valuasi yang harus dicapai sekitar US$ 40-56 miliar.


Sebelumnya CEO Grab Anthony Tan mengatakan pihaknya menargetkan mendapatkan pendanaan lagi sekitar US$ 2 miliar atau setara Rp 28 triliun. Grab diharapkan bisa mendapatkan pendanaan US$ 6,4 mliar atau Rp 92 triliun tahun ini.

Pendanaan tersebut bentuknya bisa berupa antara utang dan ekuitas. Cara ini ditempuh karena Grab tengah mencari cara untuk memperluas bisnisnya dengan cepat, baik dalam bentuk layanan transaksi keuangan maupun pengiriman barang.

Sementara Gojek, dalam kurun 2016 hingga 2018 Gojek mencatatkan pertumbuhan Gross transaction value (GTV) naik 13,4 kali lipat. Pada 2018, GTV Gojek pun mencapai US$ 9 miliar.

Tonton Video Laju Bisnis Grab Indonesia Usai Jadi Decacorn:
[Gambas:Video CNBC]



(dob/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading