Bantah Prabowo, Luhut: Banyak Investasi Asing Mau Masuk RI

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
11 April 2019 20:11
Bantah Prabowo, Luhut: Banyak Investasi Asing Mau Masuk RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menampik tudingan larinya uang Indonesia ke luar negeri. Menurutnya, yang terjadi justru investasi dari investor asing banyak yang mengantre masuk ke Indonesia, terutama dengan hadirnya super app seperti Gojek.

"Banyak bank besar dari luar melihat Indonesia berpotensi besar untuk investasi karena melihat Indonesia marketnya luas, dan banyak yang belum dijamah. Jangan bawa pesimis bangsa ini," kata Luhut, Kamis (11/04/2019).

Meskipun tak menyebut nama calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, namun pernyataan Luhut tersebut seperti membantah penyataan kompetitor Jokowi ini beberapa waktu lalu.


"Jadi kalau ada Unicorn, ada teknologi hebat saya khawatir lebih mempercepat nilai tambah dan uang kita lari ke luar negeri. Ini yang saya khawatir, ya silahkan anda ketawa, tapi ini masalah bangsa, kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia," ujar Prabowo dalam debat Pilpres kedua beberapa waktu lalu.

Dia menegaskan Gojek adalah karya anak bangsa harus didukung. Selain itu, di Indonesia perlu mengedepankan produk buatan dalam negeri. Perlu perlindungan untuk produk dalam negeri, dengan cara-cara yang masih dalam koridor World Trade Organization (WTO).

"Kita harus melindungi produk dalam negeri. Negara lain juga melindungi produk dalam negerinya, kita juga harus begitu tapi dilakukan secara elegan. startup 1000% kami dukung," kata Luhut.

Adanya investor-investor yang masuk ke Gojek pun menjadi bukti bahwa perekonomian Indonesia sehat. Menurutnya, jika tidak ada investor yang mau melakukan pendanaan ke Gojek barulah bisa menjadi indikator ekonomi Indonesia tidak kondusif. Artinya situasi politik dan ekonomi tidak bagus, sehingga tidak menarik minat investor.

"Hitungannya sangat sederhana. Banyak yang bilang setelah pemilu nanti akan ada miliaran rupiah yang masuk Indonesia, dan bukan hanya satu pihak yang ngomong," tegasnya.

Luhut menilai, untuk membuat negeri ini efektif efisien, hingga memerangi korupsi, pertumbuhan startup harus didukung pemerintah. Untuk itu akan didorong unicorn-unicorn baru, yang mengikuti jejak Gojek.

"Kalau orang tidak ada yg mau masuk Gojek, berarti ekonomi tidak bagus, politik kita tidak bagus. Tapi buktinya pendanaan untuk Gojek tidak berhenti," ujar Luhut.

Menurut Luhut, Gojek menjadi simbol dari Indonesia. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah memacu program palapa ring agar bisa menjangkau semua wilayah Indonesia, termasuk bagian timur.

"Presidem Jokowi sangat senang makanya beliau dorong kami untuk memberikan fasilitas dan kemudahan. Gojek jadi simbol indonesia.  Waktu peresmian di Vietnam Presiden datang dan minta didorong yang seperti ini," tegas Luhut.

Luhut memuji Gojek yang sudah go international. Tidak hanya itu, Gojek baru-baru ini sudah menyandang status decacorn, sebutan buat sebuah start up dengan valuasi US$ 10 miliar. Indonesia menurut Luhut, memiliki potensi pasar yang besar startup dengan nilai US$ 100 miliar per 2025.

Saksikan video Gojek Jadi Decacorn

[Gambas:Video CNBC]
(dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading