Perkembangan Teknologi

Kuartal III-2019, BCA Fasilitasi Transaksi Wechat & Alipay

Tech - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
28 February 2019 18:44
Kuartal III-2019, BCA Fasilitasi Transaksi Wechat & Alipay
Jakarta, CNBC Indonesia - Mulai kuartal III tahun ini PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan mulai memproses transaksi dari aplikasi WeChat dan Alipay. Sebelumnya, pembayran digital asal China itu, sudah melakukan pendekatan dengan sejumlah bank-bank besar di dalam negeri. 

"WeChat Pay dan Alipay jadi sudah lama minta supaya masuk di platform merchant kita. Kita akan buka tapi teknisnya akan disiapkan. Mudah-mudahan kuartal III kita bisa kerjasama dengan mereka," kata Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja usai Konferensi Pers Laporan Keuangan BCA Full Year 2018, Kamis (28/2/2019).

Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan teknisnya di lapangan, seperti persiapan EDC serta mengedukasi kasir-kasir di beberapa kota. Untuk sementara, layanan baru bisa diakses di kota besar seperti Bali dan Batam. Layanan tidak bisa dilakukan di level nasional karena, kata Jahja, banyak detail yang tidak mudah untuk dilakukan.


"Itu kan harus dilatih. Itu juga tidak akan bisa nasional, paling kita pilih Bali dulu, lalu Batam karena hal-hal seperti itu kelihatannya gampang tapi detailnya banyak," lanjut Jahja.


Layanan ini juga disasar untuk turis dari Tiongkok. Jahja menjelaskan, bagi turis yang tidak membawa kartu Visa atau kartu kredit saat berkunjung ke Indonesia bisa melakukan transaksi hanya dengan membuka gadget mereka.

"Mereka bisa dengan gadgetnya WeChat pay atau Alipay bisa transaksi di merchant kita. Dulu kan pernah diberhentikan karena gelap tanpa izin. Sekarang ada izin," imbuhnya.

Kuartal III-2019, BCA Fasilitasi Transaksi Wechat & AlipayPembayaran WeChat dan Alipay (Foto: REUTERS/Edgar Su)

Jahja membeberkan, saat turis melakukan pembayaran maka transaksinya akan dicatat sebagai tagihan kepada si nasabah. Kemudian, kata Jahja, BCA akan membayar ke merchant dan Alipay atau WeChat akan melunasi ke BCA.

Tunggu izin BI

Dalam kerja sama ini ketiga pihak juga memberlakukan fee. Diharapkan dengan ini juga bisa meningkatkan fee base income BCA yang tahun ini ditargetkan tumbuh 10% dari tahun 2018.

Saat ini, pihaknya tengah menunggu izin yang dikeluarkan dari Bank Indonesia (BI). Meski tidak tahu persis sudah sampai mana prosesnya, ia meyakini seharusnya Pemerintah mengizinkan kerja sama ini lantaran mampu mendatangkan devisa.

"Itu kan sebenarnya terima devisa. Orang asing datang ke mari mau bayar, mau belanja di sini masa tidak boleh ? kan harusnya positif menarik devisa," imbuhnya.



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading