LinkAja Diluncurkan, Platform QR Code Bank BUMN Dimatikan?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
04 February 2019 13:29
LinkAja Diluncurkan, Platform QR Code Bank BUMN Dimatikan?
Jakarta, CNBC Indonesia - BUMN akan meluncurkan LinkAja pada akhir Februari atau awal Maret 2019. LinkAja adalah layanan keuangan digital yang mengintegrasikan dompet digital milik Telkomsel, Pertamina, dan bank BUMN.

Rencananya setelah LinkAja diluncurkan maka layanan pembayaran T-Cash milik Telkomsel, Yap! milik BNI, dan My QR miliki BRI akan dimatikan. Layanan ini akan fokus digarap melalui LinkAja,

"Semua layanan QR Code nantinya akan dimatikan dan digabungkan dalam LinkAja," ujar sumber CNBC Indonesia, Sabtu (2/2/2019).


Untuk tahap awal, T-Cash akan bertransformasi menjadi LinkAja. Layanan ini akan mulai beroperasi pada 21 Februari 2019 dan layanan T-Cash tidak bisa lagi digunakan. Pengguna T-Cash sudah disarankan untuk hijrah ke LinkAja. Bagi yang tidak bersedia, dipersilahkan untuk mencairkan dana di GrahaPARI milik Telkomsel.

Sumber CNBC Indonesia menambahkan LinkAja nantinya akan dikendalikan oleh Telkomsel. Anak usaha Telkom ini akan memiliki 25% saham LinkAja. Bank Mandiri, BNI dan BRI masing-masing 20% dan sisanya dimiliki Pertamina.

Sayang Telkomsel tidak bersedia mengonfirmasi struktur kepemilikan saham tersebut. 

General Manager External Communication Telkomsel Denny Abidin mengatakan saat ini mananjemen belum bisa menjelaskan terkait pertanyaan yang diajukan CNBC Indonesia.

Tanggapan resmi manajemen hanya "sehubungan dengan adanya rencana perubahan nama T-Cash menjadi LinkAja dalam waktu dekat, perlu kami sampaikan bahwa hingga saat ini T-Cash Telkomsel terus berkordinasi secara erat dengan para pihak mitra lainnya baik hal yang berkaitan dengan layanan operasional maupun detil program," jelasnya kepada CNBC Indonesia, Senin (4/2/2019).

Hal yang sama juga diungkapkan Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank BNI Dadang Setiabudi. Menurutnya saat ini LinkAja masih berproses.

"Untuk LinkAja masih berproses, jadi belum bisa memberikan tanggapan," jelasnya.

Saksikan video soal rencana BUMN hadapi Go-Pay dengan OVO di bawah ini:

[Gambas:Video CNBC]


(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading