Internasional

Jerman Segera Blokir Perangkat Teknologi 5G Huawei?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
17 January 2019 12:26
Jerman Segera Blokir Perangkat Teknologi 5G Huawei?
Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah negara yang akan menghalangi teknologi 5G yang dikembangkan oleh Huawei Technologies kemungkinan bertambah. Salah satunya, Jerman.

Surat kabar Handelsblatt melaporkan Jerman sedang mempertimbangkan memperketat syarat keamanan sebagai cara untuk mengecualikan raksasa teknologi asal China itu dari pembangunan jaringan selular 5G, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (17/1/2019).

Menurut sumber Handelsblatt di pemerintah Jerman, para pejabat pemerintah sedang mendiskusikan standar pengaturan keamanan yang tidak dapat dipenuhi oleh Huawei, untuk menghalangi partisipasi raksasa teknologi China ini. Perubahan undang-undang telekomunikasi Jerman juga sedang dipertimbangkan sebagai upaya terakhir, kata surat kabar itu.


Adanya rencana ini menunjukkan perubahan pandangan Jerman terhadap Huawei. Padahal Oktober 2018 lalu, pemerintah mengatakan kepada anggota parlemen bahwa tidak ada dasar hukum untuk mengecualikan Huawei dalam lelang 5G.


Tetapi dalam tanggapan terbarunya, pemerintah Jerman menekankan adanya kerentanan keamanan dalam jaringan 5G yang mendorong keluarnya aturan yang lebih ketat di masa mendatang, Handelsblatt melaporkan.

Pejabat AS telah memberi tahu para sekutunya bahwa peralatan Huawei berbahaya dan bisa mengancam keamanan negara karena bisa rentan digunakan pemerintah China untuk melakukan spionase.

Desember lalu, Deutsche Telekom Jerman mengumumkan akan meninjau kerja sama dengan Huawei dan Orange Perancis mengatakan tidak akan mempekerjakan perusahaan China tersebut untuk membangun jaringan generasi berikutnya di Perancis. Selandia baru dan Prancis juga telah memblokir penggunaan teknologi 5G Huawei.

Sebelumnya, Huawei telah membantah tudingan tersebut. Huawei bilang masalah keamanan tidak berdasar. Handelsblatt mengutip pendiri Huawei Ren Zhengfei yang mengatakan perusahaannya tidak pernah menerima permintaan dari pemerintah untuk mengirimkan informasi yang melanggar peraturan apa pun.

"Saya mencintai negara saya, saya mendukung Partai Komunis, tetapi saya tidak akan pernah melakukan apa pun yang akan merugikan negara lain di dunia," katanya.


(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading