INNOCREATIVATION 2018
Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, Siapa Jadi Decacorn?
Roy Franedya,
CNBC Indonesia
15 November 2018 11:09
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan dalam waktu dekat Indonesia akan memiliki startup decacorn.
Decacorn adalah startup yang memiliki valuasi di atas US$10 miliar atau setara Rp 147 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.700). Meski memiliki valuasi besar, startup ini masih mencatatkan kerugian.
"Decacorn di Indonesia tinggal tunggu waktu. Tinggal tunggu transaksinya," ujar Rudiantara dalam acara Innocreativation 2018 di Surabaya, Kamis (15/11/2018).
Saat ini ada tujuh unicorn di Asia Tenggara. Empat di antaranya startup Indonesia, satu startup Filipina, satu startup Vietnam dan dua startup Singapura.
Pertama, startup taksi online, Go-Jek. Menurut Cruchbase, Go-Jek telah tujuh kali melakukan pengumpulan dana dan berhasil mengumpulkan dana sebesar US$3,3 miliar.
Hingga 30 Oktober 2018 Go-Jek memiliki valuasi US$7,8 miliar. Valuasi ini bisa bertambah sebab Go-Jek masih menggalang dana dari investor untuk ekspansi ke Asia Tenggara.
Kedua, startup toko online (e-commerce) Tokopedia. Menurut Crunchbase, Tokopedia sudah delapan kali melakukan penggalangan dana dari investor dan berhasil mengumpulkan US$1,3 miliar.
Saat ini diperkirakan valuasi Tokopedia mencapai US$3,5 miliar. Salah satu investor Tokopedia adalah Alibaba.
Ketiga, startup toko online (e-commerce) Bukalapak. Menurut Crunchbase, Bukapalak telah lima kali melakukan pengggalangan dana namun tidak diketahui berapa dana yang berhasil dikumpulkan.
Manajemen mengakui saat ini valuasi Bukalapak sudah di atas US$1 miliar. Investor utama Bukalapak adalah Emtek Group.
Keempat, startup pemesanan tiket online, Traveloka. Menurut Crunchbase, Traveloka telah empat kali melakukan penggalangan dana sebesar US$ 500 juta.
Salah satu investor Traveloka adalah raksasa e-commerce China JD.com. Saat ini valuasi perusahaan mencapai US$1 miliar.
(roy/ray)
Next Article
Tak Hanya Unicorn, RI Akan Punya Startup Decacorn!
Decacorn adalah startup yang memiliki valuasi di atas US$10 miliar atau setara Rp 147 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.700). Meski memiliki valuasi besar, startup ini masih mencatatkan kerugian.
Saat ini ada tujuh unicorn di Asia Tenggara. Empat di antaranya startup Indonesia, satu startup Filipina, satu startup Vietnam dan dua startup Singapura.
Pertama, startup taksi online, Go-Jek. Menurut Cruchbase, Go-Jek telah tujuh kali melakukan pengumpulan dana dan berhasil mengumpulkan dana sebesar US$3,3 miliar.
Hingga 30 Oktober 2018 Go-Jek memiliki valuasi US$7,8 miliar. Valuasi ini bisa bertambah sebab Go-Jek masih menggalang dana dari investor untuk ekspansi ke Asia Tenggara.
Foto: Aristya Rahadian Krisabella |
Kedua, startup toko online (e-commerce) Tokopedia. Menurut Crunchbase, Tokopedia sudah delapan kali melakukan penggalangan dana dari investor dan berhasil mengumpulkan US$1,3 miliar.
Saat ini diperkirakan valuasi Tokopedia mencapai US$3,5 miliar. Salah satu investor Tokopedia adalah Alibaba.
Ketiga, startup toko online (e-commerce) Bukalapak. Menurut Crunchbase, Bukapalak telah lima kali melakukan pengggalangan dana namun tidak diketahui berapa dana yang berhasil dikumpulkan.
Manajemen mengakui saat ini valuasi Bukalapak sudah di atas US$1 miliar. Investor utama Bukalapak adalah Emtek Group.
Keempat, startup pemesanan tiket online, Traveloka. Menurut Crunchbase, Traveloka telah empat kali melakukan penggalangan dana sebesar US$ 500 juta.
Salah satu investor Traveloka adalah raksasa e-commerce China JD.com. Saat ini valuasi perusahaan mencapai US$1 miliar.
Foto: Aristya Rahadian Krisabella