Asing Ramai Suntik Startup Unicorn, Rudiantara: RI Untung

Tech - Monica Chua, CNBC Indonesia
02 April 2019 10:43
Asing Ramai Suntik Startup Unicorn, Rudiantara: RI Untung
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tidak mempermasalahkan ramai investor asing menyuntik startup unicorn Indonesia. StartupĀ unicorn adalah perusahaan rintisan yang memiliki valuasi di atas US$1 miliar.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan model bisnis startup berbeda dengan perusahaan konvensional. Pada perusahaan konvensional yang banyak setor modal akan mengelola perusahaan, di startup pengelola perusahaan di tangan pendiri. Adapun investor hanya menduduki posisi komisaris.

Investor Ramai Suntik Startup Unicorn, Rudiantara: RI UntungFoto: infografis/infografis Mengenal Istilah dan 4 startup unicorn RI/Aristya RAhadian Krisabella

"Kalau kita lihat miliaran dolar masuk ke unicorn, larinya kemana? Itu katakanlah kalau ada subsidi, siapa yang diuntungkan, masyarakat Indonesia.Jadi subsidi yang di untungkan juga masyarakat Indonesia," ujar Rudiantara kepada CNBC Indonesia di Jakarta, Senin (1/4/2019).


Asal tahu saja saat ini Indonesia memiliki empat startup unicorn. Yakni, Tokopedia dan Bukalapak (e-commerce), Go-Jek (ride-hailing) dan Traveloka (online travel agent).

Rudiantara menambahkan semua startup di Indonesia berpotensi menjadi unicorn dan suntikan dana investor mempercepat startup menjadi decacorn. Decacorn merupakan startup bervaluasi di atas US$10 miliar. Saat ini baru Grab dari Singapura yang memiliki status decacorn.

"Saya tak perlu sebut nama (startup Indonesia yang bakal jadi decacorn), kan saya tidak bisa kontrol. Tahun ini kita targetkan 5 unicorn, tinggal satu lagi. Nanti ada 1 yang jadi decacorn asal Indonesia," ungkap Rudiantara.


(roy/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading