Perkembangan Teknologi

Ekspansi ke RI, Alipay dan Wechat Gandeng BNI

Tech - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
24 October 2018 10:19
Ekspansi ke RI, Alipay dan Wechat Gandeng BNI
Jakarta, CNBC Indonesia - Belakangan Wechat dan Alipay marak digunakan sebagai alat pembayaran di Bali. Hal ini dikarenakan kebiasaan turis Tiongkok yang lebih memilih menggunakan kedua dompet digital ini ketimbang uang tunai.

Bank Indonesia (BI) sudah melayangkan teguran kepada merchant yang menerima pembayaran kedua dompet digital ini. Alasannya, Wechat dan Alipay belum mendapatkan izin dari BI.


Namun sebentar lagi Alipay dan Wechat akan bisa digunakan oleh turis Tiongkok. Pasalnya, Wechat dan Alipay sedang melakukan pembicaraan kerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).


Hal ini Diakui oleh Direktur Teknologi BNI Dadang Setiadi ketika CNBC Indonesia menanyakan soal informasi BNI sedang melakukan pembicaraan kerja sama dengan Wechat dan Alipay. "Betul," ujarnya melalui pesan singkat, Rabu (24/10/2018).


Dadang menjelaskan, proses kerjasama antara kedua belah pihak saat ini dalam proses finalisasi, dan ditargetkan bisa rampung dalam waktu dekat. Meski demikian, perusahaan belum merilis kapan pastinya proses kerjasama itu selesai.

Wechat merupakan dompet digital milik Tencent Holdings, sementara Alipay sendiri milik Alibaba. Kedua dompet digital raksasa itu telah menguasai lebih dari 80% transaksi ritel di China.
BNI Akui Akan Kerja Sama Dengan Alipay dan WechatFoto: Arie Pratama

Sejatinya, BI memang tidak mempermasalahkan kedua platform tersebut berekspansi ke Indonesia. Namun, kedua dompet digital tersebut harus bekerjasama dengan perbankan nasional agar bisa beroperasi di wilayah NKRI.

"Jadi harus bekerja sama dengan Penyedia Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang dalam ini adalah bank BUKU IV," ungkap Deputi Gubernur BI Sugeng.

[Gambas:Video CNBC]


(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading