Cryptocurrency

Aksi Jual Berlanjut, Nilai Bitcoin Stagnan di Rp 108,4 Juta

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
05 February 2018 10:20
Pada Senin (29/1/20198) Bitcoin diperdagangkan di US$11.250,87/koin. Artinya, dalam sepekan terakhir 28,60%.
Jakarta, CNBC Indonesia — Bitcoin masih beum bisa menembus nilai psikologisnya dikisaran US$9.000/ koin. Berdasarkan situs Coinbase, pada pukul 10.00 WIB, Bitcoin diperdagangkan US$8.032,75 atau setara Rp 108,43 juta (asumsi US$1 - Rp 13.499).

Dalam sepekan terakhir, Bitcoin mengalami tekanan hebat. Sejumlah investor melakukan aksi jual sehingga membuat harga turun dalam. Pada Senin (29/1/20198) Bitcoin diperdagangkan di US$11.250,87/koin. Artinya, dalam sepekan terakhir 28,60%.

Dalam sebulan terakhir, harga Bitcoin telah terkoreksi sebesar 51,05%. Pada Awal Januari lalu, harga Bitcoin sebesar US$16.411,15/koin.


Dalam sebulan terakhir kabar tak sedap sedang menghinggapi pasar Bitcoin. Pada 30 Januari lalu, pemerintah Korea Selatan resmi melarang penggunaan akun anonim dalam bertransaksi. Penyelenggara perdagangan Bitcoin Cs akan dikenakan pajak sebesar 24%.

Ada pula kekhawatiran harga bitcoin dan cryptocurrency lainnya dimanipulasi oleh bursa perdagangan cryptocurrency, Bitfinex yang juga diikutsertakan pada indeks harga CoinDesk. Belum lagi, bursa perdagangan cyrptocurrency Jepang, Coincheck juga sempat terkoreksi setelah serangan hackers berhasil membawa kabur US$500 juta cryptocurrency bernama NEM.

Perdana Menteri India yang menginginkan pembatasan penggunaan mata uang di digital untuk mencegah penggunaannya dalam kegiatan kriminal.

Pada Jumat (02/02/2018), lebih dari US$ 100 miliar hilang dari pasar mata uang digital (cryptocurrency) global dalam 24 jam. Menurut CoinMarketCap.com seperti dilansir CNBC International seluruh cyrptocurrency yang beredar ada pada level US$405 miliar pada Jumat pagi waktu setempat. Nilai ini jatuh US$ 112,6 miliar dari valuasi sehari sebelumnya.
Artikel Selanjutnya

Terus Membaik, Bitcoin Diperdagangkan Rp 152,27 Juta/Koin


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading