Cek Kurs Riyal di Tengah Pandemi COVID-19: Rp 4.373/SAR

Syariah - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
06 April 2020 10:33
Riyal mencapai rekor termahal sepanjang sejarah Rp 4.425/SAR pada 23 Maret lalu.
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar riyal Arab Saudi (SAR) kembali menguat melawan rupiah pada perdagangan Senin (6/4/2020). Di tengah pandemi virus corona (COVID-19), riyal malah mencetak rekor termahal sepanjang sejarah.

Pada pukul 10:20 WIB, SAR 1 setara Rp 4.373, riyal menguat 0,3% di pasar spot, melansir data Refinitiv. Riyal mencapai rekor termahal sepanjang sejarah Rp 4.425/SAR pada 23 Maret lalu.

Berdasarkan data Johns Hopkins CSSE, sudah ada 183 negara/wilayah yang terpapar COVID-19, dengan lebih dari 1,27 juta orang positif, nyaris 70.000 orang meninggal dunia, dan lebih dari 260.000 orang dinyatakan sembuh.


Arab Saudi dan Indonesia juga tidak lepas dari virus yang berasal dari kota Wuhan (China) tersebut. Di Arab Saudi sudah ada 2.402 kasus COVID-19, dengan 34 orang meninggal dunia, dan 488 orang sembuh. Sementara di Indonesia hingga Minggu kemarin, dilaporkan sebanyak 2.273 orang positif COVID-19, dengan 198 meninggal dunia, dan 164 dinyatakan sembuh.


Akibat pandemi COVID-19 tersebut, pemerintah Arab Saudi sepertinya akan menunda ibadah haji tahun ini. Hal ini secara tersirat dikatakan Menteri Haji Saudi dalam wawancaranya kepada televisi Al-Ekhbariya, sebagaimana ditulis AFP. Sebelumnya, Saudi telah menyetop perjalanan ibadah umrah dan sholat jamaah di semua masjid di negeri itu.

"Arab Saudi sepenuhnya siap untuk melayani jemaah," kata Menteri Haji Saudi Mohammad Benten.

"Tetapi dalam keadaan saat ini, ketika kita berbicara tentang pandemi global ... kerajaan lebih tertarik untuk melindungi kesehatan umat Islam dan warga negara."

"Karena itu kami telah meminta saudara kami Muslim di semua negara untuk menunggu terlebih dahulu melakukannya (haji), sampai situasinya jelas."

Meski demikian, pemerintah Saudi belum mengambil tindakan resmi. Ibadah Haji sendiri akan dilakukan akhir Juli nanti.

Di 2019, haji menarik 2,5 juta Muslim datang ke negeri itu. Ibadah haji merupakan salah satu sumber utama pendapatan Arab Saudi selain minyak mentah yang kini harganya dengan ambles.

Meski demikian, tekanan pandemi COVID-19 ke rupiah lebih besar dibandingkan ke riyal. Hal ini menyebabkan kurs rupiah terus melemah.

Tekanan terjadi akibat arus modal keluar (capital outflow) dari Indonesia yang besar. Berdasarkan data Direktorat Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, sejak akhir 2019 hingga 2 April lalu, terjadi capital outflow di pasar obligasi sekitar Rp 130 triliun, yang menjadi salah tau penyebab utama amblesnya nilai tukar rupiah hingga mencapai rekor terlemah sepanjang sejarah melawan riyal pada Maret lalu. 

TIM RISET CNBC INDONESIA

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading