Tertunda 3 Kali, Bank Muamalat Gelar Rights Issue Rp 3,29 T

Syariah - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
11 November 2019 12:52
Tertunda 3 Kali, Bank Muamalat Gelar Rights Issue Rp 3,29 T Foto: Komisaris Bank Muamalat Ilham Habibie dan Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K Permana. (CNBC Indonesia/Shalini)
Jakarta, CNBC Indonesia- PT Bank Muamalat Indonesia Tbk kembali mengumumkan rencana Penawaran Umum Terbatas IV, setelah tertunda untuk kesekian kalinya.

Dalam Keterbukaan Informasi di situs resmi, Bank Muamalat berencana menerbitkan 32,96 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 100. Bila harga exercise sama dengan nilai nominal, maka bank syariah pertama di Indonesia ini akan meraih sekitar Rp 3,29 triliun, beda dengan rencana sebelumnya yang mengincar Rp 2,2 triliun

Bank yang dipimpin oleh Achmad Kusna Permana sebagai Direktur Utama ini, akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 16 Desember 2019 untuk meminta persetujuan.





Sebelumnya, rights issue Bank Muamalat tertunda untuk ketiga kalinya. Dalam rencana terakhir harusnya rights issue selesai terlaksana pada pertengahan Juli 2019 ini. Bank ini juga batal menggelar rights issue pada Januari 2019 dan Desember 2017.

Untuk kali ini, Bank Muamalat menyatakan ada kendala karena memerlukan audit ulang dalam laporan keuangan sesuai syarat dari rights issue.

"Karena sudah lewat bulan Juni kan mesti ada informasi tambahan mengenai karena per Desember kan, jadi kita mesti melakukan audit lagi. Kan validity dari audit report kan enam bulan. Ya salah satunya itu," kata Corporate Secretary Bank Muamalat Hayunaji di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Dalam rencana sebelumnya, Bank Muamalat akan menerbitkan 19,14 miliar lembar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 115. Dengan rencana tersebut, maka Bank Muamalat akan meraih Rp 2,2 triliun.




Ada 3 investor yang berencana menyerap rights issue tersebut, yakni Al Falah Investment Pte Limited (Al Falah) yang merupakan perusahaan bentukan Ilham Habibie, dan koperasi Kospin Jasa serta Lynx Asia.

Sejumlah bank BUMN dikabarkan juga telah mengonfirmasi untuk melakukan due dilligence dalam rangka penyehatan Bank Muamalat. Namun kabar tersebut langsung dibantah oleh seluruh bank BUMN.

[Gambas:Video CNBC]



(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading