Mandiri dan BNI Bantah Bakal Suntik Modal ke Muamalat

Syariah - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
07 October 2019 18:11
Mandiri dan BNI Bantah Bakal Suntik Modal ke Muamalat
Jakarta, CNBC Indonesia- Dua buah bank BUMN membantah rumor akan berinvestasi ke Bank Muamalat dalam waktu dekat ini.

Hal ini untuk merespons isu yang merebak soal rencana sejumlah bank BUMN untuk melakukan uji tuntas (due diligence) terhadap Bank Muamalat.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas, dan Corporate Secretary BNI, Meiliana, sekaligus membantah pemberitaan berlandaskan rumor oleh analis asing yang menyebutkan Bank Mandiri dan BNI telah menyepakati due diligence untuk penambahan modal Bank Muamalat Indonesia.



"Kami menyayangkan media-media nasional yang memuat pernyataan analis internasional yang menyatakan ada rumor tentang rencana Bank Mandiri dan BNI yang akan berinvestasi untuk penambahan modal ke Bank Muamalat," kata Rohan Hafas.

Sebagaimana diberitakan, terdapat rumor melalui analisis yang dilakukan oleh Macquarie yang menyatakan bahwa bank milik negara, yaitu Bank Mandiri dan BNI, sepakat untuk melakukan uji tuntas (due diligence) terhadap Bank Muamalat.

"Kami tegaskan bahwa BNI belum memiliki keinginan atau rencana untuk melakukan akuisisi Muamalat," ujar Meiliana.

Sebelumnya, harga saham bank-bank BUKU IV milik pemerintah, yakni PT Bank Mandiri Indonesia Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) membukukan koreksi pada perdagangan Senin ini (7/10/2019) di tengah sentimen ketiga bank ini berusaha menyuntik modal pada salah satu bank syariah.


Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, pada penutupan perdagangan hari ini, saham BMRI minus 0,78% di level rp 6.350/saham, BBRI turun 1,27% di level Rp 3.900/saham, dan BBNI turun 2,91% Rp 6.675/saham.

Salah satu sentimen yang menekan pergerakan harga saham tiga emiten bank BUMN ini yakni kabar rencana penyelamatan atas Bank Muamalat. (dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading