Bursa RI Ubah Strategi-Harga Minyak Turun: IHSG-Rupiah Bisa Bangkit?
Dari pasar saham AS, bursa Wall Street menguat pada perdagangan Senin atau Selasa waktu Indonesia. Bursa menghijau setelah saham produsen semikonduktor reli menyusul pengajuan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) Anthropic yang kembali membangkitkan antusiasme investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI).
Dow Jones Industrial Average naik 146,42 poin atau 0,28% ke 52.361,58. S&P 500 menguat 0,7% ke 7.676,77, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 0,82% ke 26.169,38.
Saham-saham chip dan emiten terkait AI menguat setelah Anthropic resmi mengajukan dokumen IPO ke publik. Investor berharap pencatatan saham perusahaan di balik chatbot Claude itu dapat kembali menghidupkan sektor teknologi yang belakangan kehilangan momentum.
Anthropic melaporkan pendapatan US$16,29 miliar selama enam bulan hingga Juni, melonjak 1.304% dibandingkan US$1,16 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan berencana mencatatkan sahamnya di Nasdaq dengan kode ticker "ANT".
Sejumlah kabar besar lain di sektor AI turut mendorong minat investor terhadap aset berisiko. Meta Platforms pada Senin menyatakan berencana menghimpun US$95 miliar untuk mendukung investasi AI-nya. Sementara itu, CEO SpaceX Elon Musk mengatakan perusahaan peluncuran roket dan satelit tersebut telah menuntaskan kesepakatan utang senilai US$40 miliar untuk membiayai chip AI.
Saham semikonduktor pun reli. ETF iShares Semiconductor (SOXX) melonjak hampir 3%. Saham Nvidia naik 2,4%, Micron menguat 3%, Broadcom bertambah 2,3%, dan Advanced Micro Devices (AMD) melesat 2,8%.
"Pasar membutuhkan kabar seperti ini, sama seperti ketika membutuhkan SpaceX," ujar Jay Woods, kepala strategi pasar Freedom Capital Markets, merujuk pada Anthropic, dikutip dari CNBC International.
"Ini menjadi suntikan kepercayaan yang besar. Saya memperkirakan permintaan akan tinggi karena investor sudah lama menunggu dan membicarakan IPO ini." imbuhnya.
Kabar tersebut meredakan sebagian kekhawatiran terhadap perdagangan saham AI yang dalam beberapa pekan terakhir kehilangan tenaga.
Investor semakin mempertanyakan keberlanjutan lonjakan belanja pusat data yang membutuhkan investasi sangat besar.
S&P 500 dan Nasdaq sebelumnya mencatat penurunan mingguan selama dua pekan berturut-turut.
Sektor produsen chip bahkan telah memasuki pasar bearish, dengan SOXX merosot sekitar 25% dari level tertingginya. ETF tersebut juga telah turun 13% sepanjang bulan ini.
Saham perusahaan neocloud turut bangkit pada Senin, meski Musk memperingatkan lebih dari 200 perusahaan di sektor tersebut menghadapi risiko "kematian setingkat ikan kecil".
Neocloud merupakan perusahaan komputasi awan khusus yang membangun dan menyewakan infrastruktur untuk kebutuhan AI. Saham CoreWeave naik hampir 2%, sementara Iren menguat 2,1%.
Penurunan harga minyak juga menopang penguatan indeks utama. Kontrak berjangka Brent turun 0,8% ke US$115,81 per barel, sedangkan minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) melemah 1,7% ke US$101,57 per barel.
Pada Jumat, harga Brent sempat menyentuh level tertinggi sejak April di tengah laporan bahwa AS dan Israel berpotensi melancarkan serangan terhadap Iran setelah pemilihan paruh waktu AS.
Wall Street kini memasuki pekan puncak musim laporan keuangan. Sebanyak 163 perusahaan anggota S&P 500 dijadwalkan merilis kinerja kuartal III. Investor menantikan laporan dari raksasa teknologi Alphabet, Amazon, dan Microsoft, setelah hasil Meta pekan lalu memicu kekhawatiran pasar.
Pelaku pasar juga menanti keputusan Federal Reserve (The Fed) pada Rabu. Perdagangan kontrak berjangka suku bunga Fed mengindikasikan probabilitas sekitar 90% bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,75%-4%.
Di luar sektor teknologi, saham Instacart melonjak 7% setelah The Wall Street Journal melaporkan perusahaan tersebut tengah berunding dengan pesaingnya, DoorDash, mengenai kemungkinan akuisisi.
Sebaliknya, saham DoorDash turun 5%. Laporan itu muncul setelah The Information pada Jumat memberitakan bahwa Instacart telah melakukan pembicaraan tahap awal dengan DoorDash dan Uber mengenai kemungkinan penjualan perusahaan.
(mae/mae)