20 Jam Penuh Guncangan: Bunga Utang-Minyak Melejit Jelang Putusan Fed
- Pasar keuangan Indonesia kembali berakhir di zona merah, bursa saham dan rupiah melemah
- Wall Street kembali ambruk pada perdagangan Selasa
- Keputusan The Fed dan data ekonomi akan menjadi penggerak pasar hari ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia kembali berakhir di zona merah pada perdagangan kemarin, Selasa (15/9/2026) di tengah guncangan eksternal. Baik saham ataupun rupiah sama-sama melemah pada perdagangan kemarin.
Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih akan menghadapi banyak guncangan pada hari ini. Investor dan trader perlu memperhatikan sejumlah sentimen pasar hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar keuangan hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (15/9/2026), ditutup di posisi 6.461,15, merosot 73,54 poin atau 1,13%.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, jumlah saham yang mengalami penguatan dan pelemahan relatif berimbang. Sebanyak 330 saham tercatat naik, sementara 332 saham turun dan 301 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada perdagangan kemarin tercatat sekitar Rp11.261 triliun.
(mae/mae)