Bandara Kembali Dibuka, RI Menunggu Kabar Penting dari Jepang-China
Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Stret tutup pada Senin kemarin untuk merayakan Hari Buruh.
Dari bursa Eropa, indeks utama mengakhiri perdagangan Senin dengan pergerakan yang bervariasi setelah pasar Asia-Pasifik secara umum menguat. Perhatian investor tertuju pada perkembangan terbaru terkait perang Amerika Serikat (AS)-Iran.
Indeks acuan pan-Eropa Stoxx 600 ditutup sedikit di bawah level datar. Indeks utama Prancis, CAC 40, memimpin penguatan dengan naik 0,33%, disusul FTSE MIB Italia yang menguat 0,25%. Sementara itu, FTSE 100 Inggris turun hampir 0,1%, sedangkan DAX Jerman melemah 0,25%.
Bursa Eropa Foto: cnbc |
Di Asia, Nikkei 225 Jepang ditutup menguat 2,12%, sementara Kospi Korea Selatan melonjak 4,61%. Indeks CSI 300 China daratan naik 0,59%. Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 naik tipis.
Harga minyak bergerak naik di tengah berlanjutnya gejolak di Timur Tengah. AS menyerang tiga kapal tanker minyak Iran selama akhir pekan, sementara Komando Pusat AS (U.S. Central Command) mengatakan Teheran telah menargetkan kapal-kapal perang AS dengan rudal balistik.
Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan internasional, terakhir tercatat naik 1,45% menjadi US$97,68 per barel. Sementara itu, kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,65% dan diperdagangkan di US$92,99 per barel.
Harapan untuk tercapainya kesepakatan dengan Iran juga semakin menipis. Menteri Energi AS Chris Wright pada Minggu mengatakan kesepakatan nuklir dengan Iran kemungkinan tidak akan tercapai dalam waktu dekat.
"Bisa saja tidak ada kesepakatan nuklir. Mungkin yang terjadi adalah menghancurkan kemampuan mereka untuk melakukannya," ujar Wright dalam program This Week di ABC News.
Pencegahan Iran memperoleh senjata nuklir berulang kali disebut Presiden Donald Trump sebagai salah satu tujuan utama kampanye militer AS. Namun, Trump juga terus berupaya mencapai kesepakatan diplomatik dengan Teheran di tengah perang, yang telah mendorong harga energi melonjak di berbagai belahan dunia.
Pernyataan Wright mengindikasikan bahwa pemerintahan AS dapat berupaya menghilangkan kemampuan Iran untuk mengembangkan senjata nuklir meskipun tidak berhasil mencapai kesepakatan formal dengan Teheran.
(gls/gls)