Newsletter

Adu Kuat Sentimen Rebalancing MSCI-Inflasi AS: IHSG-Rupiah Terguncang?

Gelson Kurniawan, CNBC Indonesia
Kamis, 13/08/2026 06:36 WIB
Foto: Ilustrasi MSCI
  • Pasar keuangan RI ditutup beragam, IHSG menguat, SBN stagnan, sementara Rupiah melemah.
  • Mayoritas indeks Wall Street  naik setelah inflasi AS melandai
  • Hasil rebalancing MSCI Agustus dan hasil rilis Inflasi AS menjadi penggerak utama pasar hari ini.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan dalam negeri ditutup beragam. Bursa saham menguat, surat berharga negara (SBN) stagnan, sementara rupiah melemah di tengah sentimen rebalancing MSCI dan ketidakpastian geopolitik yang masih mengancam pasar keuangan RI.

Pasar keuangan Indonesia diperkirakan akan masih menghadapi tantangan pada hari ini terutama karena rebalancing MSCI serta sentimen nota keuangan yang akan diselenggarakan pada akhir pekan ini.

Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan Rabu (12/8/2026), setelah terkoreksi tajam pada perdagangan kemarin. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan pukul 16.00 WIB IHSG berada di level 6.373,85 atau terapresiasi 1,69% dari penutupan sebelumnya.

Nilai transaksi mencapai Rp 17,36 triliun dengan volume perdagangan 32,68 miliar saham dalam 2,07 juta kali transaksi. Sebanyak 474 saham menguat, 185 saham melemah, dan 304 saham masih belum bergerak.

Pada perdagangan kemarin, terpantau asing membukukan net foreign inflow sebesar Rp 725,21 miliar di all market dan mencatatkan net foreign sell di pasar reguler sebesar Rp 482,79 miliar.

Sehingga apabila data ditarik secara year-to-date bursa saham mengalami net foreign outflow sebesar Rp 70,43 triliun di all market dan Rp 95,17 triliun di reguler market.


(gls/gls)
Pages