Rupiah dan IHSG Hari Ini Hadapi Ujian Berat dari AS, Ada Apa Lagi?
- Pasar keuangan Indonesia tertekan tajam pada perdagangan Rabu, IHSG anjlok lebih dari 3%, rupiah melemah empat hari beruntun, sementara yield SBN 10 tahun turun
- Wall Street berakhir beragam di tengah aksi jual saham teknologi
- Pelaku pasar pada hari ini diperkirakan masih akan mencermati hasil review MSCI, serta rilis inflasi PCE dan klaim pengangguran Amerika Serikat.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Tanah Air bergerak tidak kompak pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terkoreksi tajam, rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sementara Surat Berharga Negara (SBN) berhasil menguat.
Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih akan bergerak volatil pada perdagangan hari ini, Kamis (25/6/2026). Selengkapnya mengenai sentimen pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
IHSG anjlok dalam pada perdagangan Rabu kemarin, setelah MSCI mempertahankan pasar modal Indonesia dalam kategori pasar negara berkembang atau Emerging Market, tetapi masih memberikan sejumlah catatan.
Pada akhir perdagangan sesi kedua, IHSG anjlok 3,56% atau turun 217 poin ke level 5.883,88. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 6.171 hingga 5.876.
(evw/evw) Add
source on Google