The Fed Tahan Suku Bunga, Purbaya dan BI Beberkan Strategi Hari Ini
Dari bursa saham AS, bursa Wall Street mayoritas melemah pada perdagangan Rabu atau Kamis dini hari.
Bursa melemah seiring harga minyak melanjutkan reli di tengah blokade pelabuhan Iran oleh United States, serta setelah The Fed mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah. Pelaku pasar juga menunggu laporan laba kuartalan dari empat perusahaan "Magnificent Seven."
Indeks Dow Jones melemah 280,12 poin atau 0,57% ke level 48.861,81, mencatat penurunan lima hari berturut-turut.
S&P 500 turun tipis 0,04% ke 7.135,95 sementara sebaliknya Nasdaq Composite naik tipis 0,04% ke 24.673,24.
Harga minyak kembali naik pada Rabu setelah The Wall Street Journal melaporkan bahwa Presiden Donald Trump telah meminta stafnya bersiap untuk blokade berkepanjangan terhadap Iran.
Harga kemudian melonjak lebih tinggi setelah Axios melaporkan bahwa Trump menolak proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan menegaskan blokade angkatan laut AS akan tetap berlaku hingga tercapai kesepakatan terkait program nuklir negara tersebut.
Kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate naik 7,17% menjadi US$107,16 per barel. Sementara itu, minyak acuan global Brent crude melonjak 6,78% ke US$118,80 per barel.
Harga minyak yang tinggi akan mendorong inflasi secara keseluruhan dalam jangka pendek, kata Ketua The Fed Jerome Powell dalam konferensi pers usai rapat kebijakan April.
Dalam rapat tersebut Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan dengan suara 8-4 untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5%-3,75%. Ini merupakan pertama kalinya sejak Oktober 1992 empat anggota FOMC menyatakan dissent, meski dengan alasan yang berbeda-beda.
Rapat tersebut kemungkinan menjadi yang terakhir bagi Powell sebagai ketua sebelum masa jabatannya berakhir pada Mei. Meski demikian, Powell mengatakan ia akan tetap menjabat sebagai gubernur The Fed untuk waktu yang belum ditentukan. Sementara itu, Kevin Warsh, yang dinominasikan oleh Trump, tampaknya akan menggantikan Powell. Pasar sebelumnya memang tidak mengharapkan perubahan suku bunga.
The Fed juga bisa menjadi kurang agresif menurunkan suku bunga jika Powell tetap sebagai gubernur, karena hal itu berarti gubernur yang ditunjuk Trump hanya akan berjumlah tiga dari tujuh anggota Dewan Gubernur, bukan mayoritas.
Kemudian pada Rabu, empat raksasa teknologi "Magnificent Seven" dijadwalkan merilis laporan kinerja setelah penutupan pasar: Alphabet, Amazon, Meta Platforms, dan Microsoft. Investor memiliki ekspektasi tinggi agar perusahaan-perusahaan ini menunjukkan pendapatan yang mampu membenarkan belanja besar mereka di bidang kecerdasan buatan (AI).
"Meski kinerja laba kemungkinan besar akan melampaui ekspektasi, fokus pasar kini tertuju pada panduan ke depan, baik terkait pertumbuhan maupun laju investasi," ujar Chris Brigati, CIO SWBC.
Sektor teknologi sebelumnya tertekan setelah OpenAI dilaporkan gagal mencapai target pendapatan dan pertumbuhan pengguna. Namun pada Rabu, saham Seagate Technology dan NXP Semiconductors masing-masing melonjak lebih dari 11% dan 25% setelah melaporkan kinerja yang melampaui ekspektasi serta memberikan panduan pendapatan yang positif.
(evw/evw) Addsource on Google