Bayang-Bayang Penurunan Bobot MSCI & Perang, IHSG & Rupiah Belum Aman
Pasar keuangan Indonesia diperkirakan diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada hari ini. Perkembangan perang yang belum pasti serta adanya kekhawatiran ekonomi dalam negeri bisa membebani IHSG hingga rupiah hari ini.
Pernyataan pemangku bursa mengenai bobot Indonesia di indeks MSCI bisa menjadi beban pada hari ini. Namun, mulai hijaunya Wall Street bisa menjadi sentimen positif.
Perkembangan Perang
Iran pada Senin menyatakan ingin mengakhiri perang secara permanen dengan Amerika Serikat dan Israel, serta menolak tekanan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa negara tersebut bisa "dihancurkan" jika tidak memenuhi tenggat waktu pada Selasa malam untuk mencapai kesepakatan.
Menanggapi proposal AS melalui mediator Pakistan, Teheran menolak gencatan senjata dan menegaskan bahwa yang dibutuhkan adalah akhir permanen dari perang, demikian dilaporkan kantor berita resmi IRNA.
Respons Iran terdiri dari 10 poin, termasuk penghentian konflik di kawasan, protokol jalur aman melalui Selat Hormuz, pencabutan sanksi, serta rekonstruksi.
Trump, yang mengancam akan "menghujani neraka" ke Teheran jika tidak ada kesepakatan hingga pukul 20.00 EDT Selasa (tengah malam GMT) untuk membuka Selat Hormuz-jalur vital pasokan energi global-menolak respons Iran dan menegaskan tenggat waktunya bersifat final.
Dalam konferensi pers, Trump mengatakan Iran bisa "dihancurkan dalam satu malam, dan malam itu mungkin besok malam," merujuk pada Selasa. Ia juga berjanji akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran, serta mengabaikan kekhawatiran bahwa tindakan tersebut bisa dianggap sebagai kejahatan perang atau memicu kemarahan rakyat Iran yang berjumlah 93 juta orang.
Tanpa kesepakatan dengan Teheran, Trump mengatakan, "Setiap jembatan di Iran akan dihancurkan" sebelum tengah malam EDT Rabu (04.00 GMT), dan "setiap pembangkit listrik di Iran akan lumpuh, terbakar, meledak, dan tidak akan pernah bisa digunakan lagi."
Komando militer gabungan tertinggi Iran menyebut Trump "delusional" dan menyebut peringatannya sebagai "retorika kasar, arogan, dan ancaman tanpa dasar," menurut pernyataan juru bicara Ebrahim Zolfaqari di televisi pemerintah.
Setelah pernyataan terbaru Trump, Wakil Menteri Olahraga Iran Alireza Rahimi menyerukan kepada seniman dan atlet untuk membentuk rantai manusia di pembangkit listrik di seluruh negeri pada Selasa.
"Kami akan berdiri bergandengan tangan untuk mengatakan: Menyerang infrastruktur publik adalah kejahatan perang," kata Rahimi di platform X.
Para ahli independen juga menyatakan bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil seperti pembangkit listrik dan jembatan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang. Trump menyatakan bahwa rakyat Iran "bersedia menanggung itu demi kebebasan" dan bahwa AS telah mencegat pesan yang meminta pemboman.
Konferensi Pers Kebijakan Transportasi dan BBM
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan naik hingga akhir 2026, di tengah tekanan global yang masih tinggi. Melansir Kementerian Keuangan, kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers kebijakan transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Menkeu menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan tanpa perhitungan. Pemerintah telah menyusun berbagai skenario, termasuk asumsi harga minyak dunia yang bisa menyentuh US$100 per barel hingga akhir tahun, dengan tetap menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di kisaran 2,9%. "Subsidi terhadap BBM akan terus diadakan sampai dengan akhir tahun dan harga BBM bersubsidi tidak akan naik. Anggaran kita cukup," kata Menkeu.
Pernyataan ini juga ditegaskan kembali dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR. Menjawab pertanyaan Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun terkait kesiapan APBN dalam skenario harga minyak US$80 hingga US$100 per barel, Purbaya memastikan pemerintah tetap mampu menahan harga. "Kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi," kata Purbaya.
Ia menambahkan, pemerintah telah melakukan simulasi ketahanan fiskal terhadap berbagai kemungkinan lonjakan harga minyak, bahkan di atas asumsi makro APBN 2026 sebesar US$70 per barel. "Kita sudah siapkan sampai akhir tahun asumsi rata-rata US$100. Kita masih kuat dengan eksisting yang ada. Dan kalau kepepet masih ada lagi bantalan jadi negara kita aman," ucap Purbaya.
Selain itu, pemerintah juga memiliki bantalan fiskal berupa sisa anggaran lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun. Dana ini disiapkan untuk mengantisipasi tekanan ekstrem, termasuk jika harga minyak melonjak tajam.
Meski demikian, pemerintah menilai risiko harga minyak bertahan tinggi dalam jangka panjang relatif kecil.
Menkeu juga meminta masyarakat tidak terpengaruh spekulasi terkait kondisi keuangan negara. Ia menegaskan kapasitas fiskal Indonesia masih cukup kuat untuk menopang berbagai kebijakan, termasuk subsidi energi. "Masyarakat nggak usah khawatir, uang kita cukup. Setiap kebijakan yang diberikan tentu ada konsekuensi biayanya dan kami sudah hitung cukup," tegasnya.
Di sisi lain, ia menjelaskan bahwa defisit APBN yang melebar di awal tahun merupakan bagian dari strategi percepatan belanja agar pertumbuhan ekonomi lebih merata sepanjang tahun.
Bahkan, kinerja APBN 2025 menunjukkan perbaikan dengan defisit yang berpotensi turun dari target 2,91% menjadi sekitar 2,8%, serta mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 5,39% pada triwulan IV 2025 dan berpotensi menembus di atas 5,5%. "Jadi kondisi anggaran yang kita tidak seburuk yang kita duga sebelumnya. Dan yang paling penting adalah dengan defisit yang masih terjaga pada waktu itu, kita bisa menciptakan pembalikan arah ekonomi," ujar Menkeu.
Kebijakan Transportasi
Pemerintah mulai mengantisipasi lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) yang mengikuti pergerakan pasar global, di tengah tren kenaikan di sejumlah negara seperti Thailand dan Filipina.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga menegaskan penyesuaian perlu dilakukan agar maskapai domestik tidak kalah saing akibat disparitas harga. "Dan tentunya kalau kita tidak menyesuaikan maka berbagai maskapai penerbangan lain bisa memanfaatkan perbedaan harga tersebut," kata Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Senin (6/4/2026).
Di sisi lain, pemerintah memastikan bantalan fiskal tetap kuat sekaligus menjaga keterjangkauan tarif bagi masyarakat. Sejumlah kebijakan disiapkan untuk menahan dampak kenaikan biaya operasional maskapai, mengingat avtur menyumbang hingga 40% dari total biaya penerbangan. "Oleh karena itu pemerintah menyiapkan langkah mitigasi strategis agar harga tiket tetap terjangkau di masyarakat," ujar Airlangga.
Berikut kebijakan yang diambil pemerintah:
-
Menaikkan Fuel Surcharge
Disesuaikan menjadi 38% untuk semua jenis pesawat (jet dan propeller), berlaku selama 2 bulan. -
Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP)
PPN 11% untuk tiket pesawat ekonomi domestik ditanggung pemerintah, agar kenaikan tarif tetap di kisaran 9%- 13%. -
Relaksasi Payment dari Pertamina
Pertamina memberikan kelonggaran mekanisme pembayaran kepada maskapai (business to business). -
Penurunan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Bea masuk diturunkan menjadi 0% untuk menekan biaya operasional dan meningkatkan daya saing industri.
Potensi Penurunan Bobot MSCI
Bursa Efek Indonesia (BEI) tak menampik adanya potensi penurunan bobot indeks Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) dari emerging Market ke Frontier Market.
Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan secara realistis potensi tersebut memang ada dalam jangka pendek. Menurutnya, sejumlah faktor dapat mendorong penyedia indeks global menurunkan bobot Indonesia meskipun perbaikan transparansi dan tata kelola terus dilakukan.
"Misalnya satu atau dua hal yang membuat indeks global itu, global provider itu, untuk jangka pendek ini menurunkan bobot. Ya, potensi itu ada. Tetapi, kita juga sangat menyadari bahwa apa yang kita lakukan selama ini untuk menjawab concern dari global index provider adalah untuk kebaikan jangka panjang industri pasar modal kita," jelas Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI, Senin, (6/4/2026).
Dengan peningkatan transparansi, pendalaman pasar, serta tata kelola yang lebih baik, BEI meyakini bobot Indonesia justru akan meningkat ke depan. Jeffrey juga mengakui bahwa fase transisi ini dapat menimbulkan tekanan di pasar dalam jangka pendek.
Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi mengatakan OJK dan BEI sedang menyiapkan mitigasi risiko apabila IHSG turun oleh MSCI
Hasan meminta kepada para investor, jika terjadi penurunan bobot indeks tidak perlu direspon secara reaktif. Ia mengaku, reformasi pasar modal yang sedang dilakukan saat ini akan berdampak dalam jangka pendek.
"Ini mungkin ada penyesuaian portofolio yang dilakukan investor domestik atau global, ini bisa picu tekanan jual sementara waktu ada juga potensi outflow pada rebalancing, lalu ada volatilitas dan pelebaran bid ask spread pada saham-saham tertentu," kata Hasan dalam konferensi pers secara virtual, Senin (6/4/2026).
Namun, kata Hasan, dinamika tersebut sebagai respons yang transisional dan sementara. Hal itu menjadi bagian dari progress yang tidak bisa dihindari. Fokus utama para regulator pasar modal adalah membangun fondasi integritas pasar yang transparan, kredibel dan pertumbuhan yang konsisten.
Anugerah Lingkungan Proper Award
Untuk mengapresiasi langkah bersama mempraktikan keberlanjutan, Kementerian Lingkungan Hidup bersama CNBC Indonesia kembali menghadirkan Anugerah Lingkungan PROPER 2025, sebagai ajang apresiasi bagi perusahaan yang berkomitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan dan tanggung jawab lingkungan.
Anugerah lingkungan yang akan dilaksanakan hariSelasa (7/4/2026) ini menjadi agenda tahunan untuk mengapresiasi serta memotivasi berbagai pihak agar terus berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.
CNBC Indonesia mendukung pelaksanaan PROPER yang telah menjadi tolok ukur utama dalam penilaian kepatuhan dan inovasi lingkungan di dunia usaha. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang tidak hanya mematuhi regulasi, tetapi juga berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, mitigasi bencana, serta program sosial yang berdampak luas.
Kehadiran PROPER adalah upaya untuk menerapkan sebagian dari prinsip-prinsip good governance(transparansi, berkeadilan, akuntabel, dan pelibatan masyarakat) dalam pengelolaan lingkungan.
CNBC Indonesia juga akan menghadirkan liputan eksklusif dan wawancara mendalam dengan para pemimpin industri, mengungkap peran strategis sektor bisnis dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Anugerah Lingkungan PROPER dapat disaksikan secara eksklusif dan live di CNBC Indonesia TV dan streaming di CNBC Indonesia.