Awas, Efek Aturan Baru Bursa! Hari Ini Juga Ada Pengumuman OJK & BBM
Dari pasar saham AS, bursa Wall Street ditutup beragam pada Kamis pekan lalu yang menjadi hari perdagangan terakhir karena ada Jumat Agung.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,13% menjadi 46.504,67 poin, S&P 500 naik 0,11% menjadi 6.582,69 poin, dan Nasdaq Composite menguat 0,18% menjadi 21.879,18.
Secara mingguan, S&P 500 naik 3,36%, Nasdaq melonjak 4,44%, dan Dow naik 2,96%. Indeks saham small-cap Russell 2000 naik 3,19%.
Bursa saham AS sempat terguncang tetapi saham-saham di AS yang ditutup pada Kamis mulai stabil pada sore Kamis setelah kementerian luar negeri Iran menyatakan sedang menyusun protokol dengan Oman untuk mengatur lalu lintas di Selat Hormuz. Selain itu, Inggris menyebut puluhan negara tengah membahas cara mengakhiri krisis, sehingga meredakan kekhawatiran akan gangguan berkepanjangan terhadap aliran minyak global.
Saham sempat dibuka lebih rendah di tengah kenaikan harga minyak setelah Presiden AS Donald Trump memberi sinyal serangan yang lebih agresif, menjelang libur Jumat Agung, ketika pasar akan tutup.
"Pasar saham saat ini belum memiliki keyakinan kuat ke arah mana pun, tetapi harga minyak Oktober menunjukkan bahwa pasar memperkirakan krisis ini kemungkinan akan selesai pada musim gugur," kata Michael Antonelli, ahli strategi pasar di Baird, dikutip dari Reuters.
Indeks volatilitas CBOE VIX, yang dikenal sebagai pengukur ketakutan Wall Street, turun menjadi 23,87 poin.
Pemulihan ini mencerminkan sikap hati-hati investor. Sektor utilitas, yang biasanya menawarkan pendapatan stabil dan dividen, naik 0,6%. Saham real estat, yang sering diuntungkan oleh pendapatan sewa stabil dan cenderung berkinerja baik saat investor mencari arus kas yang pasti di tengah ketidakpastian, naik 1,5%.
Sebaliknya, saham sektor consumer discretionary turun 1,5% dan menjadi yang terburuk hari itu, dipimpin oleh penurunan 5,4% pada Tesla setelah laporan pengiriman kuartal pertama.
Di sisi lain, kekhawatiran di pasar kredit swasta kembali muncul setelah Blue Owl membatasi jumlah penarikan dana investor dari dua dana yang berfokus pada investor ritel. Saham perusahaan tersebut termasuk yang paling aktif diperdagangkan pada sesi terakhir pekan ini.
Volume perdagangan di bursa AS mencapai 16,75 miliar saham, dibandingkan rata-rata 17,82 miliar dalam 20 hari perdagangan terakhir.
Perkembangan lebih lanjut terkait SpaceX milik Elon Musk juga akan menjadi sorotan setelah perusahaan tersebut secara rahasia mengajukan penawaran umum perdana (IPO) di AS pada Rabu, dengan target valuasi sekitar US$1,75 triliun.
Data nonfarm payroll AS pada Jumat akan menjadi perhatian, setelah klaim pengangguran mingguan turun pada pekan lalu, meskipun pasar AS akan tetap tutup sepanjang akhir pekan panjang.
Saham Globalstar melonjak setelah laporan menyebut Amazon sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi perusahaan satelit komunikasi orbit rendah tersebut.
(emb/emb)