MARKET DATA

Harga Batu Bara Loyo Sepekan Ini, CPO Justru Tampil Perkasa!

Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia
05 April 2026 11:30
Pekerja mengangkut kelapa sawit kedalam jip di Perkebunan sawit di kawasan Candali Bogor, Jawa Barat, Senin (13/9/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Foto: Pekerja mengangkut kelapa sawit kedalam jip di Perkebunan sawit di kawasan Candali Bogor, Jawa Barat, Senin (13/9/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Berbeda dari batu bara, harga CPO kontrak FCPOc3 justru mengakhiri pekan dengan performa yang lebih solid.

Melansir Refinitiv, pada perdagangan terakhirnya di pekan ini, Jumat (3/4/2026) harga CPO ditutup di 4.839 ringgit per ton atau terapresiasi 1% dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di 4.791 ringgit per ton.

Di awal pekan, tepatnya Senin (30/3/2026), harga CPO ditutup di level 4.772 ringgit per ton. Ini berarti harga CPO tidak hanya bertahan di level tinggi, tetapi juga berhasil menambah penguatan hingga akhir pekan.

Secara mingguan, maka harga CPO tercatat naik 4,49%. Kenaikan ini menunjukkan bahwa CPO memiliki momentum yang lebih kuat dan lebih konsisten dibandingkan batu bara.

Penguatan CPO pekan ini ditopang oleh harapan bahwa stok akhir Maret di Malaysia akan lebih rendah. Ketika pasar memperkirakan persediaan menurun, harga biasanya terdorong naik karena ada kekhawatiran pasokan menjadi lebih ketat.

Selain itu, pasar juga masih mencermati prospek biodiesel, terutama kemungkinan implementasi campuran biodiesel yang lebih agresif di Tanah Air. Ekspektasi ini membuat pelaku pasar menilai permintaan domestik terhadap CPO bisa meningkat, sehingga pasokan untuk pasar ekspor berpotensi lebih terbatas.

Sentimen lain yang ikut menopang harga adalah volatilitas minyak mentah dunia. Saat harga energi global tetap tinggi, CPO menjadi semakin menarik sebagai bahan baku biodiesel. Kombinasi stok yang diperkirakan menurun, harapan permintaan biodiesel, dan harga energi yang masih tinggi membuat CPO tetap punya tenaga sepanjang pekan ini.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(evw) Add as a preferred
source on Google




Most Popular
Features