MARKET DATA

Harga Minyak Dunia Melejit, Harga BBM Naik Lagi? Ini Kata Bahlil

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
22 September 2026 14:27
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat menyampaikan sambutan dalam Pembukaan Electricity Connect 2026 di Jakarta, Selasa (22/9/2026). (Tangkapan Layar Youtube/KementerianESDM)
Foto: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat menyampaikan sambutan dalam Pembukaan Electricity Connect 2026 di Jakarta, Selasa (22/9/2026). (Tangkapan Layar Youtube/KementerianESDM)

Banten, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026. Hal tersebut disampaikan di tengah pergerakan harga minyak dunia yang berpotensi memengaruhi harga BBM domestik.

Sementara itu, untuk harga BBM non subsidi memang mengikuti harga minyak dunia. Adapun apabila harga minyak Indonesia atau ICP meningkat, maka harga BBM non subsidi juga dapat naik, begitu juga apabila harga BBM turun.

"Kalau harga minyak non-subsidi itu akan mengikuti harga pasar. Kalau harga pasar globalnya itu ICP-nya naik, otomatis dia akan naik. Tapi kalau harga ICP-nya turun, pasti juga dia akan melakukan koreksi," kata Bahlil usai acara MKI Electricity Connect 2026, Selasa (22/9/2026).

Namun yang pasti, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah telah memastikan harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir tahun. Selain menjaga harga BBM bersubsidi, pemerintah juga memastikan ketersediaan stok BBM nasional tetap aman.

"Yang terpenting sekarang adalah pemerintah memastikan cadangan BBM kita itu ada pada standar minimal, 18 sampai dengan 21 hari," ujarnya.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina tidak mengalami perubahan per 21 September 2026. Hal ini sekaligus mengklarifikasi informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya penyesuaian harga BBM non subsidi pada tanggal tersebut.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa harga BBM non subsidi yang berlaku di SPBU Pertamina saat ini tetap mengacu pada harga yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Kami memastikan bahwa per 21 September 2026 tidak terdapat perubahan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina. Informasi mengenai adanya penyesuaian harga pada tanggal tersebut tidak benar. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi," ujar Kitty dalam siaran persnya, Senin (21/9/2026).

Pertamina Patra Niaga terus memastikan informasi mengenai harga BBM disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

Berikut daftar harga BBM Pertamina per 21 September 2026:

Harga BBM Pertamina DKI Jakarta

Pertalite: Rp10.000 per liter

Solar Subsidi: Rp6.800 per liter

Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter

Pertamax Green 95 (RON 95): Rp19.150 per liter

Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.600 per liter

Dexlite (CN 51): Rp23.700 per liter

Pertamina Dex (CN 53): Rp25.200 per liter

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Resmi, Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU RI, Berlaku 20 Juli 2026


Most Popular
Features