MARKET DATA

Insentif Motor Listrik Belum Cair, Moeldoko Beri Kata-Kata Tak Terduga

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
22 September 2026 06:05
Ketua Perklindo, Moeldoko. (Dok. TVR Parlemen)
Foto: Ketua Perklindo, Moeldoko. (Dok. TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri kendaraan listrik nasional meminta pemerintah memberikan kepastian mengenai kebijakan insentif khususnya untuk motor listrik. Ketidakpastian program dinilai mulai memberikan tekanan terhadap penjualan hingga keberlangsungan bisnis dealer.

Ketua Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko mengatakan pemerintah seharusnya tidak ragu memberikan insentif kendaraan listrik karena manfaatnya tidak hanya dirasakan konsumen, tetapi juga pemerintah.

"Kalau pemerintah menikmati seperti itu, jangan ragu-ragu untuk memberikan insentif. Kenapa insentif maju mundur, maju mundur kayak umbel saja gitu loh," kata Moeldoko dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Senin (21/9/2026).

Pola kebijakan yang berubah-ubah membuat pelaku industri kesulitan mengambil keputusan bisnis. Konsumen juga cenderung menunda pembelian karena menunggu kepastian mengenai insentif.

"Jadi kadang diberikan harapan, besoknya lagi nunggu lagi kapan akan diberikan. Sehingga apa yang terjadi? Seluruh diler-diler kita, pabrikan, itu stuck sekarang," ujarnya.

Kondisi tersebut bukan hanya berdampak pada penjualan kendaraan listrik. Jika berlangsung lama, tekanan tersebut dapat mengancam keberlangsungan dealer.

"Dengan stuck itu risikonya, banyak diler yang mati. Karena apa? Karena masyarakatnya menunggu, kapan ini subsidi diberikan? Akhirnya enggak beli-beli motor," katanya.

Presiden Prabowo Subianto saat acara pluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Sekretariat Presiden)Presiden Prabowo Subianto saat acara pluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Sekretariat Presiden) Foto: Presiden Prabowo Subianto saat acara pluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Sekretariat Presiden)

Ia menilai pemerintah perlu memberikan kepastian agar konsumen dan industri tidak terus berada dalam posisi menunggu. Menurutnya, kepastian kebijakan juga penting bagi investasi dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

"Itu persoalan besar ini. Jadi mohon nanti DPR juga memberikan dukungan penuh untuk pemerintah tidak ragu-ragu memberikan insentif," tegas Moeldoko.

Ia juga meminta skema insentif tidak diberikan hanya dalam jangka pendek. Pasalnya industri membutuhkan kepastian untuk menyusun rencana bisnis dan investasi. Ia mengusulkan pemerintah memberikan kepastian insentif setidaknya selama tiga tahun.

"Sekarang ini kebijakan tentang insentif itu setahun, berikutnya janji lagi, nunggu belum turun-turun, entar lagi mungkin ingat kasih lagi setahun. Ini tidak membawa kepastian bagi para pelaku industri," ujarnya.

(fys/wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Insentif Motor Listrik Diberikan September? Ini Kata Airlangga


Most Popular
Features