Insentif Motor Listrik Jadi Ada Lagi Tahun Ini? Ini Jawaban Kemenperin
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah hingga kini belum memberikan kepastian soal kelanjutan insentif motor listrik pada tahun ini. Di tengah harapan pelaku industri dan konsumen, pembahasan kebijakan tersebut masih bergulir di level internal pemerintah.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Setia Diarta mengungkapkan, pembahasan insentif masih menjadi bagian dari agenda nasional yang belum rampung.
"Terkait dengan insentif motor listrik ini masih dalam tahap pembahasan. Dan tahap pembahasan yang memang mungkin sebaiknya karena teman-teman media saya kalau boleh bilang ini memang ada agenda nasional tapi memang belum selesai dibicarakan. Jadi supaya nggak mengganggu penjualan juga nanti, supaya penjualan tetap bisa berlangsung," ujarnya dikutip Kamis (23/4/2026).
Di sisi lain, pemerintah juga mulai menyiapkan berbagai pendekatan untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik, termasuk melalui koordinasi lintas satgas energi.
"Ya posisinya ini mungkin di beberapa satgas energi kan kemarin sudah menyampaikan-menyampaikan karena akan ada transformasi kendaraan... ICE dengan kelistrikan. Nah, memang ada pembicaraan yang sedang dibicarakan tapi belum ada sampai tahap pengambilan keputusan," katanya.
Ketidakpastian ini membuat pelaku pasar masih menunggu arah kebijakan yang jelas. Pemerintah pun meminta agar informasi yang beredar disikapi secara hati-hati agar tidak mengganggu dinamika penjualan kendaraan yang sedang berjalan.
"Mudah-mudahan saja berkembang tapi tolong disaring saja nanti bagaimana supaya tidak mengganggu pasar yang ada sekarang. Jadi mohon izin," ucapnya.
Lebih lanjut, Setia menegaskan, berbagai skenario sudah disusun, baik untuk program konversi maupun pemberian insentif untuk motor listrik baru. Namun, detail implementasi masih belum bisa diungkapkan.
"Jadi ya kalau posisinya memang dalam tahap pembahasan untuk motor listrik dan belum ada keputusan. Skenario-skenarionya sudah dikembangkan, nanti skenarionya baik di ESDM konversi, ada konversi, ada ada seperti tadi Satgas sampaikan, ada juga untuk yang motor baru. Tapi kalau ditanya jumlah dan lain sebagainya, tunggu dulu ya," tuturnya.
Dengan kondisi ini, kepastian insentif motor listrik tahun 2026 masih menjadi tanda tanya. Pasar kini menanti apakah pemerintah akan kembali menggelontorkan stimulus atau memilih skema baru dalam mendorong transisi kendaraan listrik di dalam negeri.
source on Google [Gambas:Video CNBC]