MARKET DATA

Prabowo Targetkan Lifting Minyak di 2027 Capai 610.000 Barel per Hari

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
14 August 2026 15:57
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam rangka penyampaiaan RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam rangka penyampaiaan RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi RI pada 2027 dapat mencapai 6%. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan target pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2026 sebesar 5,4%.

Adapun, di sektor energi, ia menargetkan lifting minyak pada 2027 dapat mencapai 610 ribu barel per hari (bph), sementara lifting gas dipatok sebesar 954 ribu barel setara minyak per hari.

"Pertumbuhan ekonomi 2027 ditargetkan mencapai 6% lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4%, inflasi akan kita jaga pada kisaran 2,5%, suku bunga SBN 10 tahun diperkirakan 6,9%, nilai tukar rupiah kisaran Rp 17.500 per 1 dolar," kata Prabowo saat pidato pada Rapat Paripurna DPR RI terkait RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung Nusantara, DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Pemerintah juga memperkirakan harga minyak mentah Indonesia pada 2027 berada di kisaran US$75 per barel. Berikutnya, tingkat kemiskinan pada 2027 juga ditargetkan turun ke kisaran 6,0%-6,5%, lebih rendah dibandingkan target APBN 2026 sebesar 6,5%-7,5%.

"Dengan pertumbuhan yang lebih kuat dan APBN efektif, kemiskinan di 2027 ditargetkan turun ke rentang 6,0-6,5% dari target APBN 2026 6,5-7,5%," katanya.

(ven/wia) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Bahlil Buka-Bukaan Masa Kejayaan Lifting Minyak RI


Most Popular
Features