Breaking News! Neraca Perdagangan RI Defisit US$450 Juta di Juni 2026

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Senin, 03/08/2026 11:41 WIB
Foto: Logo Badan Pusat Statistik (BPS). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2026 defisitsebesar US$ 450 juta.

Kondisi itu disebabkan nilai ekspor yang sebesar US$ 25,46 miliar, sedangkan impor tercatat senilai US$ 25,91 miliar.


Realisasi neraca ekspor impor Indonesia ini sedikit berbeda dengan perkiraan para pelaku pasar.

Konsensus memperkirakan defisit menyempit menjadi US$ 0,79 miliar dari US$1,61 miliar pada Mei, sedangkan proyeksi Trading Economics menunjukkan defisit sebesar US$ 0,6 miliar.

Defisit Mei merupakan yang pertama sejak April 2020. Saat itu, nilai ekspor Indonesia turun 5,73% secara tahunan, sedangkan impor melonjak 22,16%, terutama akibat kenaikan impor migas.

Meski demikian, secara kumulatif Indonesia masih mencatat surplus US$ 4,03 miliar sepanjang Januari-Mei 2026.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Video: BPS Catat RI Defisit Neraca Dagang USD 450 Juta di Juni 2026