Pemerintah Siapkan Aturan Baru, Dorong Terciptanya 100 Giga Watt PLTS

Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
Rabu, 15/07/2026 11:10 WIB
Foto: PLTS 50 MW yang terpasang di Ibu Kota Nusantara (IKN). (Dok. Humas Otorita IKN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan aturan baru terkait pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan nantinya peraturan yang akan menjadi payung hukum berbentuk Peraturan Presiden (Perpres).

Meski begitu, pembahasan Perpres tersebut belum dimulai secara resmi. Menurutnya, pihaknya masih menunggu pertemuan dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk membahas tindak lanjut penyusunan aturan tersebut.


"Wah belum, orang ini ketemu Pak Menteri belum tapi perintah dari Sesneg (Sekretaris Negara) sudah ada memang untuk segera dibahas gitu saja," kata Eniya dikutip Rabu (15/7/2026).

Eniya mengatakan, bentuk regulasi melalui Perpres merupakan arahan awal dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Namun, pihaknya masih akan melakukan konsultasi lebih lanjut sebelum proses penyusunannya dimulai.

"Itu arahan dari Pak Menteri nanti saya akan konsultasi dulu. Karena diminta Pak Menteri segera konsultasi. Nah ini baru mau ketemu besok ya karena besok aja enggak tahu nih tumbukan sama peresmian Masela atau apa gitu. Ya, secepatnya," kata dia.

Sebelumnya, Eniya menilai energi surya saat ini menjadi tulang punggung dalam peta jalan transisi energi nasional menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060. Meski dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN hingga 2034 kapasitas PLTS baru ditargetkan sebesar 17,1 GW, pemerintah tengah mengakselerasi pembahasan untuk meningkatkan kapasitas hingga 100 GW.

"Dan saat ini ada perintah direction dari Pak Presiden (Prabowo Subianto) bahwa pembahasan mengenai pembangkit listrik tenaga surya khususnya 100 GW sedang bergulir," katanya.

Di sisi lain, capaian saat ini menunjukkan perkembangan yang mulai positif. Total kapasitas terpasang PLTS di Indonesia telah mencapai sekitar 1,5 GW. Dari jumlah tersebut, kontribusi terbesar berasal dari PLTS atap yang telah menyentuh 895 megawatt (MW).

"Kita saat ini sudah bisa bergembira karena pembangkit listrik tenaga surya yang terinstal di Indonesia secara keseluruhan itu sudah mencapai 1,5 GW. Dan khusus PLTS atap ini sudah mencapai 895 MW. Kita masih berjuang nih untuk bisa lebih dari 1 gw," katanya.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Nyontek Arab Saudi Cs, Ini Syarat Agar Harga Listrik PLTS Murah