MARKET DATA

Pekan Depan Diumumkan, Ini Bocoran Insentif Ekonomi Kuartal III-2026

Robertus Adrianto,  CNBC Indonesia
19 June 2026 14:50
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso. (CNBC Indonesia/Robertus Andrianto Serin)
Foto: Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso. (CNBC Indonesia/Robertus Andrianto Serin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah akan segera menggelontoran insentif bagi masyarakat untuk periode kuartal III-2026. Insentif ini akan diumumkan secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada awal pekan depan.

"Mungkin Pak Menko (Airlangga Hartarto) nanti hari Senin akan menyampaikan stimulus di kuartal 3 dan berikutnya," ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso saat ditemui di Kantor Kemenko Ekonomi, Jakarta pada Jumat (19/6/2026).

Susiwijono membeberkan ada beberapa insentif yang akan diumumkan oleh Menko Airlangga, misalnya dalam bentuk insentif fiskal, pangan, hingga transportasi. Khusus untuk insentif fiskal dan pangan diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Kalau yang biasa-biasa kan mengenai insentif fiskal. Kalau yang bantuan pangan gitu-gitu sudah pasti kan. Ya artinya untuk memperkuat demand kan dari sisi demand-nya. Kalau dari sisi supply-nya ya beberapa PPN DTP," ujarnya.

Sementara itu, untuk menyambut hari libur sekolah akhir semester akan diberikan diskon transportasi.

"Karena ini udah mulai liburan kan ini. Mulai liburan dari sisi supply-nya Kita minta juga ada penurunan harganya untuk diskon transportasi. Seperti biasa lah nanti diumumkan Pak Menko," kata Susiwijono.

Sebelumnya, pemerintah juga telah sepakat menggelontorkan Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026 sebagai insentif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat makin cepat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, paket stimulus ekonomi ini menitik beratkan diskon tiket transportasi untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, program magang nasional, hingga insentif pajak penulis.

Khusus untuk diskon tiket transportasi, termasuk angkutan udara, untuk liburan sekolah nilainya Rp 190 miliar dengan penerima manfaat 3,07 juta orang, sedangkan untuk Nataru nilainya Rp 161,4 miliar dengan penerima 2,87 juta orang.

"Diskon transportasi dan juga diskon untuk angkutan udara ini selama liburan sekolah nanti dan juga untuk Nataru," kata Airlangga di kantornya, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Selanjutnya, stimulus tambahan yang diberikan dalam bentuk pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) juga diberikan khusus untuk tiket pesawat dengan nilai Rp 472,7 miliar dan menargetkan 2,3 juta selama momen libur sekolah, sedangkan Nataru disiapkan senilai Rp 722 miliar dengan target 3,7 juta penumpang.

Selain stimulus untuk mobilitas masyarakat, insentif ekonomi selanjutnya dalam bentuk program magang nasional pada Juli 2026 untuk 150 ribu target peserta dengan anggaran Rp 4,14 triliun. Lalu, program vokasi nasional untuk 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu korban PHK dengan nilai anggaran Rp 2,12 triliun.

"Jadi itu yang tadi dibahas dan ini semuanya diharapkan bisa menjadi stimulus di kuartal ke-2," tegas Airlangga.

Terakhir, ialah dalam bentuk insentif pajak untuk para penulis. Bentuk insentifnya ialah pajak penghasilan (PPh) final dengan tarif 1,5%. Khusus untuk insentif ini Airlangga belum mau mengungkapkan besaran anggaran yang disiapkan.

Dengan demikian, total Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026 ini akan menyerap anggaran pemerintah senilai Rp 7,8 triliun, belum memperhitungkan insentif PPh Final para Penulis.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pemerintah Siapkan Stimulus Non-Tunai, Ini Penerimanya!


Most Popular
Features