MARKET DATA

KPK OTT Bupati Muara Enim Edison, Kantor Dinas Pendidikan Disegel

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
08 June 2026 17:23
Foto: Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan Edison, Senin (8/6/2026).

"Benar," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis perihal OTT tersebut, sore ini.



Fitroh belum bisa memberikan banyak informasi perihal operasi senyap tersebut. Sebab, tim penindakan KPK masih berada di lapangan.

Berdasarkan pemberitaan sejumlah media massa, OTT tersebut dibarengi dengan penyegelan di kantor dinas di Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Salah satu yang disegel ialah Kantor Dinas Pendidikan.

Ini merupakan OTT kedua yang dilakukan KPK dalam waktu berdekatan di bulan Juni ini. Sebelumnya, KPK membongkar kasus dugaan pemerasan terkait izin tinggal WNA dan/atau penerimaan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi tahun 2022-2026 lewat OTT yang digelar di Jakarta, Jawa Barat dan Bali pada 2-3 Juni 2026.

Dari 18 orang yang dijaring, delapan di antaranya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup. Mereka ialah mantan Wakil Menteri Imigrasi tahun 2025-2026 Silmy Karim; Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam; Direktur Izin Tinggal, Jaya Saputra; Kasubdit di Direktorat Izin Tinggal, Bagus Bramantyo dan Tessar Bayu Setyaji.

Kemudian Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Jakarta Pusat tahun 2024-2025 dan Kakanim Jakarta Barat tahun 2025-2026, Ronald Arman Abdullah; Ketua Tim Alih Status Izin Tinggal Terbatas (ITAS), Juniadi Sri Priambudi; dan Staf Subdit Izin Tinggal, Gusti Bernardiansyah.

Artikel selengkapnya >>> Klik di sini

(miq/miq) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article KPK Cari Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim terkait OTT di Jakarta


Most Popular
Features