Menteri Ara Bareng Bos Lippo Blusukan ke Proyek Meikarta, Ada Apa?
Bekasi, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait kembali melakukan kunjungan proyek pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.
Dalam kunjungan ini, juga turut hadir Wakil Kepala Badan Pengawas (BP) BUMN Tedi Bharata dan CEO Lippo Group James Riady.
Menteri PKP Maruar atau yang kerap disapa Ara tiba di lokasi pembangunan rusun Meikarta sekitar pukul 09:52 WIB. Selang beberapa menit, Ara kemudian mengecek proses pembangunan rusun tersebut. Saat melakukan pengecekan, Ara juga melihat dari sisi bukit kecil. Di sini pula keseluruhan lahan rusun Meikarta terlihat.
Ara pun menjajikan pembangunan rusin ini dapat selesai tepat waktu dan masyarakat bisa memiliki hunian yang layak, terutama yang bekerja di sekitar industri Cikarang Bekasi.
"Kita sangat menantikan, melihat wajah-wajah warga yang bisa mendapatkan hunian yang layak dan baik, serta dekat dengan tempat kerja (industri), karena itu kami akan terus melakukan pembangunan rusun ini," kata Ara saat ditemui wartawan di kawasan Meikarta, Selasa (26/5/2026).
Ara mengungkapkan, sudah ada 1.836 tiang pondasi yang sudah terbangun, dari total 8.600 tiang pondasi.
"Saat ini, sudah ada 1.836 tiang pondasi yang sudah terbangun, dari total 8.600 tiang pondasi," ujarnya.
Nantinya, rusun subsidi Meikarta akan ada di tiga lokasi, dengan masing-masing lahan mencapai 10 hektare (ha) dan diisi oleh 18 tower yang setiap towernya memiliki 30 lantai dengan mengusung tiga model, yakni satu kamar dengan ukuran 25 meter persegi, dua kamar dengan ukuran 35 meter persegi, dan tiga kamar dengan luas 45 meter persegi.
Adapun Ara menargetkan, sekitar Agustus-September 2026, sudah mulai penyerahan kunci kepada calon penghuni rusun. Selain itu, target pembangunan masih terjadwalkan yakni Agustus 2028.
"Target selesai pembangunan masih terjadwal ya, Agustus 2028," jelasnya.
(chd/wur) Add
source on Google